Wali Kota Langsa Jeffry Sentana S Putra SE didampingi Plt Kepala DPPKP Koko Hendrawansyah S.STP MSP dan Kepala OPD lain saat tinjau penjualan ayam di Lapangan Merdeka, Minggu (28/6/2026). Kota Langsa – Ratusan warga antusias memadati kawasan Tribun Lapangan Merdeka Kota Langsa sejak pagi untuk memanfaatkan program Gelar Pangan Murah yang digelar Pemerintah Kota Langsa melalui Dinas Pangan, Pertanian, Kelautan dan Perikanan (DPPKP). Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Car Free Day (CFD) sekaligus memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, Minggu (28/6/2026).
Mengusung tema “Pangan Terjangkau, Masyarakat Sejahtera”, program ini merupakan upaya nyata Pemerintah Kota Langsa dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok di tengah fluktuasi pasar, sekaligus meringankan beban ekonomi masyarakat.
Gelar Pangan Murah berlangsung selama dua hari, 28–29 Juni 2026, dengan menyediakan berbagai komoditas strategis yang dijual di bawah harga pasar.
Wali Kota Langsa, Jeffry Sentana S. Putra, SE, menegaskan bahwa pemerintah daerah terus berkomitmen menjaga ketersediaan dan keterjangkauan pangan bagi masyarakat.
Menurutnya, pelaksanaan pasar pangan murah menjadi salah satu langkah konkret dalam mengendalikan inflasi daerah serta memastikan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih bersahabat.
“Kami ingin masyarakat dapat memperoleh bahan pangan berkualitas dengan harga yang lebih murah. Program ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga stabilitas harga sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Wali Kota.

Masyarakat saat antri untuk membeli kebutuhan di Pangan Murah Lapangan Merdeka.
Sementara itu, Kepala DPPKP Kota Langsa, Koko Hendrawansyah, S.STP., MSP, mengatakan pihaknya telah menyiapkan ribuan kilogram komoditas pangan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama kegiatan berlangsung.
“Tingginya antusiasme warga sejak pagi menjadi bukti bahwa program tersebut sangat dinantikan,” jelas Koko.
Adapun komoditas yang disediakan meliputi 400 kilogram bawang merah dengan harga Rp29.000 per kilogram, 288 kilogram bawang putih seharga Rp35.000 per kilogram, 300 kilogram cabai merah seharga Rp40.000 per kilogram, 160 kilogram cabai hijau seharga Rp24.000 per kilogram, serta 134 kilogram cabai rawit dengan harga Rp32.000 per kilogram.
Selain itu, tersedia 300 kilogram daging ayam yang dijual Rp19.000 per kilogram, 680 kilogram telur ayam atau setara 340 papan dengan harga Rp42.000 per papan, serta 204 kilogram tomat seharga Rp42.000 per kilogram.

Panitia DPPKP Kota Langsa melakukan persiapan untuk membungkus barang sesuai perkomoditi.
“Sejak dibuka, masyarakat tampak rela mengantre secara tertib untuk mendapatkan berbagai kebutuhan pokok tersebut,” paparnya.
Kehadiran Gelar Pangan Murah tidak hanya memberikan manfaat ekonomi bagi warga, tetapi juga menjadi salah satu instrumen Pemerintah Kota Langsa dalam menjaga pasokan pangan, mengendalikan inflasi, dan memperkuat ketahanan pangan daerah.
“Melalui program ini, Pemerintah Kota Langsa berharap stabilitas harga kebutuhan pokok tetap terjaga, daya beli masyarakat meningkat, serta sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan semakin kuat,” pungkasnya.
Tidak ada komentar