Langsa Expo 2026 Jadi Etalase UMKM dan Pusat Hiburan Warga, Tiket Masuk Gratis

waktu baca 3 menit
Senin, 21 Sep 2026 19:34 1058 Redaksi

Kota Langsa – Langsa Expo 2026 kembali hadir membawa konsep yang memadukan promosi produk lokal, penguatan UMKM, aktivitas ekonomi dan hiburan masyarakat.

Kegiatan yang digelar PT Pelabuhan Kota Langsa Perusahaan Perseroan Daerah (PEKOLA Perseroda) tersebut berlangsung 25 September hingga 11 Oktober 2026 di kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Hutan Kota Langsa.

Direktur Operasional dan Keuangan PT PEKOLA Perseroda yang juga Ketua Panitia Langsa Expo 2026, Muhammad Aris Setiawan, SH, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menghadirkan berbagai stan UMKM dan kuliner dengan beragam produk lokal, makanan khas, kerajinan serta produk unggulan masyarakat.

“Keberadaan stan-stan UMKM ini menjadi peluang bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk sekaligus memperluas pasar dan menjangkau konsumen secara langsung,” kata Aris kepada media, Senin (21/9/2026).

Menurutnya, Langsa Expo tidak hanya diarahkan sebagai pusat keramaian, tetapi juga menjadi ruang promosi bagi pelaku UMKM Kota Langsa dan sekitarnya untuk membangun jaringan usaha dan mendapatkan pelanggan baru.

Hal tersebut juga sejalan dengan Program Kerja Wali Kota Langsa Jeffry Sentana S Putra SE, salah satunya percepatan pertumbuhan ekonomi daerah melalui pengembangan unit usaha.

“Pihaknya juga mengucapkan apresiasi dan terimakasih kepada Wali Kota Langsa Jeffry Sentana S Putra SE atas dukungannya, dan para sponsor sehingga acara ini dapat diselenggarakan,” ucap Aris.

Aris juga mengatakan, bahwa selain pameran UMKM dan kuliner, masyarakat juga akan disuguhkan sejumlah kegiatan hiburan dan ajang kreativitas, diantaranya lomba Vocal Melayu dan Fashion Show.

Suasana Expo juga akan diramaikan berbagai wahana pasar malam seperti Kora-Kora, Komedi Putar, Roller Coaster dan Tong Setan.

“Konsep ini membuat Langsa Expo tidak hanya menyasar aktivitas ekonomi, tetapi juga memberikan alternatif hiburan bagi masyarakat Kota Langsa,” ujarnya.

Dorong Perputaran Ekonomi dan PAD

Aris menjelaskan, pelaksanaan Langsa Expo 2026 sejalan dengan upaya mendorong aktivitas perekonomian daerah. Kehadiran ribuan pengunjung selama kegiatan berlangsung diharapkan menciptakan perputaran ekonomi melalui transaksi UMKM, kuliner, jasa, parkir dan berbagai usaha pendukung lainnya.

Aktivitas ekonomi tersebut, kata dia, juga berpotensi memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Langsa sesuai dengan ketentuan dan mekanisme penerimaan daerah yang berlaku.

“Semakin banyak aktivitas ekonomi yang berlangsung, tentu semakin terbuka peluang bagi tumbuhnya usaha masyarakat dan penerimaan daerah,” jelas Aris.

Ia menambahkan, panitia juga menghadirkan artis lokal Safira Amalia untuk menambah kemeriahan dan daya tarik Langsa Expo 2026.

Jadi Ruang Rekreasi Keluarga

Dengan waktu pelaksanaan setiap hari mulai pukul 19.00 hingga 23.00 WIB, Langsa Expo ditargetkan menjadi salah satu pusat keramaian masyarakat selama berlangsungnya kegiatan.

Lokasi di kawasan Taman Hutan Kota Langsa juga memberikan pilihan bagi masyarakat untuk menikmati suasana malam bersama keluarga, sembari berbelanja produk UMKM, menikmati kuliner dan mencoba berbagai wahana hiburan.

Yang menarik, masyarakat tidak dikenakan biaya tiket masuk untuk menikmati rangkaian kegiatan Langsa Expo 2026.

Aris berharap, perpaduan antara promosi UMKM, kuliner, hiburan dan aktivitas ekonomi tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta pelaku usaha lokal.

“Langsa Expo 2026 bukan sekadar pesta hiburan, tetapi juga menjadi etalase produk lokal dan ruang perputaran ekonomi masyarakat,” pungkasnya.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA