Bea Cukai Lhokseumawe-BBPOM Perkuat Sinergi, Dorong UMKM Aceh Siap Ekspor

waktu baca 2 menit
Senin, 21 Sep 2026 19:46 23 Redaksi

Banda Aceh – Bea Cukai Lhokseumawe memperkuat sinergi dengan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Aceh untuk mendukung pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Aceh yang berorientasi ekspor.

Penguatan kerja sama tersebut dilakukan melalui kunjungan Bea Cukai Lhokseumawe ke BBPOM di Banda Aceh, Senin (21/9/2026). Pertemuan itu membahas ketentuan serta persyaratan pengawasan obat dan makanan yang perlu dipahami UMKM binaan Klinik Ekspor Bea Cukai Lhokseumawe.

Bea Cukai Lhokseumawe dalam kunjungan tersebut diwakili Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan, Vicky Fadian. Kedatangannya diterima Kepala BBPOM Aceh, Riyanto, didampingi Maunizar, PFM Ahli Madya sekaligus Ketua Tim Penyidikan dan Cegah Tangkal, serta Muhibuddin, Ketua Tim Sertifikasi BBPOM di Banda Aceh.

Pembahasan mencakup berbagai aspek yang berkaitan dengan kesiapan UMKM, terutama pelaku usaha sektor obat dan makanan yang ingin memperluas pemasaran hingga ke pasar internasional.

Vicky mengatakan, pemahaman terhadap persyaratan keamanan, mutu, sertifikasi, dan ketentuan produk menjadi bagian penting yang harus dipersiapkan pelaku usaha sebelum melakukan ekspor.

“Penguatan sinergi dengan BBPOM menjadi bagian penting dalam memberikan pemahaman yang lebih komprehensif kepada UMKM. Pelaku usaha tidak hanya perlu memahami aspek kepabeanan dalam proses ekspor, tetapi juga harus memastikan produk yang dihasilkan memenuhi ketentuan keamanan, mutu, dan persyaratan negara tujuan,” ujar Vicky.

Menurutnya, pendampingan melalui Klinik Ekspor tidak hanya diarahkan pada pemahaman prosedur kepabeanan, tetapi juga membantu pelaku UMKM mempersiapkan produk agar memenuhi berbagai standar yang dipersyaratkan.

Sinergi dengan BBPOM di Banda Aceh diharapkan dapat memperkuat materi pendampingan bagi UMKM, khususnya terkait aspek keamanan dan mutu produk, sertifikasi, serta ketentuan pengawasan obat dan makanan.

Kolaborasi lintas instansi tersebut menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem pembinaan UMKM yang lebih terintegrasi. Dengan pendampingan sejak tahap produksi hingga persiapan ekspor, pelaku usaha diharapkan mampu meningkatkan kesiapan produknya menghadapi persaingan pasar internasional.

Bea Cukai Lhokseumawe juga terus mendorong produk UMKM lokal agar memiliki akses pasar yang lebih luas melalui fasilitasi dan pendampingan ekspor.

Melalui sinergi dengan instansi teknis, UMKM Aceh diharapkan semakin siap memperluas pasar ke mancanegara dengan memenuhi aspek keamanan, mutu, kepatuhan terhadap regulasi, serta standar yang berlaku di negara tujuan ekspor.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA