KNPI Langsa: Jejak Demokrasi dari Gampong, Harapan Baru untuk Langsa Juara

waktu baca 3 menit
Senin, 20 Jul 2026 04:42 80 Redaksi

Kota Langsa – Sejak fajar menyingsing hingga matahari mulai condong ke barat, denyut demokrasi terasa hidup di 47 gampong yang tersebar di lima kecamatan di Kota Langsa.

Warga datang ke tempat pemungutan suara dengan membawa harapan, menentukan pilihan, lalu kembali ke rumah masing-masing dengan satu semangat yang sama: mengantarkan lahirnya pemimpin gampong yang dipercaya mampu membawa perubahan.

Pemilihan Keuchik Langsung (Pilchiksung) Tahun 2026 yang berlangsung pada Minggu (19/7/2026) bukan sekadar agenda politik di tingkat desa.

Ia menjadi cermin kedewasaan demokrasi masyarakat Langsa, di mana perbedaan pilihan tidak berubah menjadi perpecahan, melainkan menjadi bagian dari proses memilih masa depan.

Meski perjalanan menuju hari pemungutan suara sempat diwarnai dinamika nonteknis yang menyebabkan penyesuaian jadwal, seluruh tahapan akhirnya dapat terlaksana dengan tertib, aman, lancar, dan demokratis. Di balik keberhasilan itu, terdapat kerja kolektif berbagai pihak yang memastikan setiap warga dapat menggunakan hak pilihnya dengan nyaman.

Atas keberhasilan tersebut, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Langsa menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Langsa yang dinilai berhasil mengawal pesta demokrasi gampong hingga berjalan efektif, partisipatif, dan kondusif.

Ketua DPD KNPI Kota Langsa, Dr. Rizki Maulana, S.Sos., MSP., MH, Senin (20/7/2026), menilai keberhasilan Pilchiksung menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kota Langsa dalam membangun tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) dimulai dari level paling dekat dengan masyarakat, yakni gampong.

Menurutnya, pemerintahan gampong merupakan fondasi utama dalam menghadirkan pelayanan publik yang efektif, efisien, akuntabel, serta mampu menjadi penggerak pembangunan daerah secara berkelanjutan.

“Keberhasilan Pilchiksung ini menunjukkan bahwa demokrasi di Kota Langsa semakin matang. Masyarakat telah memberikan contoh bahwa perbedaan pilihan dapat disikapi secara dewasa, sehingga seluruh proses berlangsung aman, tertib, dan demokratis,” ujar Rizki.

Ia juga memberikan penghargaan kepada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Kota Langsa sebagai leading sector yang dinilai bekerja maksimal dalam mempersiapkan seluruh tahapan Pilchiksung.

Apresiasi yang sama disampaikan kepada pemerintah kecamatan, pemerintah gampong, panitia pelaksana pemilihan, serta unsur keamanan dari Polres Langsa dan Babinsa Kodim 0104/Aceh Timur yang menjalankan tugas sesuai fungsi masing-masing sehingga situasi tetap aman dan kondusif hingga proses penghitungan suara selesai.

Bagi KNPI, keberhasilan penyelenggaraan Pilchiksung bukan hanya tentang lahirnya 47 geuchik baru, tetapi juga menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan generasi muda dalam membangun Kota Langsa dari akar rumput.

Kini, estafet kepemimpinan berada di tangan para geuchik terpilih. Amanah yang mereka emban bukan sekadar menjalankan roda pemerintahan gampong, tetapi juga menjadi penghubung harapan masyarakat dengan arah pembangunan Kota Langsa ke depan.

“Atas nama pemuda, DPD KNPI Kota Langsa turut mengucapkan selamat kepada seluruh geuchik terpilih di 47 gampong,” ucap Rizki.

Harapan besar disematkan agar para pemimpin baru mampu menjaga kepercayaan masyarakat, merawat persatuan, serta membangun sinergi yang kuat dengan Pemerintah Kota Langsa dalam mewujudkan visi Langsa Juara.

“Pilchiksung 2026 akhirnya meninggalkan satu pesan penting: demokrasi bukan hanya tentang siapa yang menang, melainkan bagaimana seluruh proses mampu menghadirkan persatuan, melahirkan pemimpin yang amanah, dan menumbuhkan optimisme baru bagi kemajuan setiap gampong di Kota Langsa,” tutup Ketua DPD KNPI Kota Langsa.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA