DLHP Langsa Prioritas Tangani Sampah

waktu baca 3 menit
Selasa, 15 Sep 2026 16:43 131 Redaksi

Kota Langsa – Pemerintah Kota Langsa menjadikan pengendalian dan penanganan sampah sebagai salah satu prioritas utama untuk mewujudkan lingkungan kota yang bersih, sehat dan asri.

Hal tersebut disampaikan Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP) Kota Langsa, Nazaruddin, SE, usai meninjau langsung proses pengangkutan sampah di sejumlah titik di Kota Langsa, Selasa (15/9/2026).

Nazaruddin mengatakan, persoalan utama yang dihadapi saat ini adalah keterbatasan armada pengangkut sampah. Dari 18 unit truk yang tersedia, hanya tiga unit yang masih dapat beroperasi.

“Kendalanya saat ini hanya tiga truk pengangkut sampah yang masih beroperasi dari 18 unit yang ada, itupun batok-batok,” ujar Nazaruddin.

Menurutnya, kondisi tersebut membuat pengangkutan sampah rumah tangga belum dapat dilakukan secara maksimal. Karena itu, diperlukan dukungan fasilitas dan armada yang memadai agar pelayanan persampahan dapat berjalan optimal.

Nazaruddin menyebutkan, pihaknya berencana berkoordinasi dengan PTPN IV Regional VI untuk kemungkinan mendapatkan dukungan armada truk pengangkut sampah.

“Nanti akan saya coba koordinasi dengan pihak PTPN IV terkait truk tersebut. Mudah-mudahan mereka mau membantu beberapa unit truk untuk mengangkut sampah. Kita minta sekali angkut saja,” katanya.

Selain mengupayakan bantuan pihak lain, DLHP juga akan melihat ketersediaan anggaran daerah untuk pengadaan atau penyediaan armada pengangkut sampah. Jika memungkinkan, pengangkutan juga akan dikerjasamakan dengan pihak ketiga.

Libatkan Gampong

Nazaruddin mengatakan, pengendalian sampah juga akan melibatkan pemerintah gampong. Ia berencana berkoordinasi dengan para geuchik untuk membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih teratur di tingkat gampong.

“Kita akan sediakan tong sampah di setiap gampong dan mengutip retribusi sehingga di masing-masing gampong terbebas dari sampah,” jelasnya.

Selain itu, pihaknya akan memaksimalkan penggunaan becak motor (betor) untuk membantu pengangkutan sampah, terutama pada lokasi yang sulit dijangkau truk.

“Kemarin saya sudah menginstruksikan untuk menghadirkan betor itu ke kantor DLH. Nanti kita lihat di mana bisa digunakan untuk mengangkut sampah,” ungkapnya.

Delapan Titik Belum Terangkut

Dari hasil pemantauan langsung, Nazaruddin menyebutkan masih terdapat delapan titik yang hingga Selasa siang belum terangkut sampahnya.

Delapan lokasi tersebut yakni depan Lorong C, belakang PDAM, Pasar Sayur, depan SMP 2, Jalan T. Umar, Jalan Iskandar Sani, depan Gudang Regar, serta Jalan H. Agussalim depan Puskesmas Langsa Kota.

“Sampai dengan siang ini ada delapan titik yang belum terangkut sampahnya dan ini tidak baik. Akan kita bersihkan segera,” tegasnya.

Lampu Jalan Juga Jadi Perhatian

Selain persoalan sampah, Nazaruddin mengatakan pihaknya juga memberikan perhatian terhadap penerangan di sejumlah jalan utama Kota Langsa.

Menurutnya, DLHP telah memesan lampu berdaya 90 watt untuk menggantikan lampu penerangan yang sudah lama.

“Nanti kita akan berikan lampu tersebut ke pihak gampong yang masih bisa digunakan,” katanya.

Di sisi lain, Nazaruddin mengimbau masyarakat agar tidak membuang sampah rumah tangga sembarangan. Menurutnya, keberhasilan menjaga kebersihan Kota Langsa tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan partisipasi seluruh masyarakat.

Ia berharap kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempat yang telah disediakan dapat membantu menciptakan lingkungan Kota Langsa yang bersih, sehat dan nyaman.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA