PTPN IV Regional VI Tanam 248 Pohon dan Lepas 2.310 Satwa di Bantaran Sungai

waktu baca 2 menit
Jumat, 21 Agu 2026 18:24 37 Redaksi

Aceh Timur – PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV Regional VI Langsa menanam sebanyak 248 batang pohon dan melepasliarkan 2.310 satwa di bantaran aliran sungai areal Afdeling I, Desa Alur Gadeng, Kecamatan Birem Bayeun, Kabupaten Aceh Timur, Jumat (21/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen PTPN IV Regional VI dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendukung program penanaman 1,5 juta pohon di areal High Conservation Value (HCV) dan High Carbon Stock (HCS) PTPN IV di Indonesia.

Region Head PTPN IV Regional VI Yudi Cahyadi melalui Kepala Bagian Sekretariat dan Hukum PTPN IV Regional VI Langsa, Agung Ibrahim, mengatakan sebanyak 248 pohon yang ditanam terdiri dari jenis mahoni dan damar.

“Sementara satwa yang dilepasliarkan mencapai 2.310 ekor, terdiri dari 2.000 ekor ikan nila dan 310 ekor burung jalak,” jelasnya.

Menurut Agung, kegiatan tersebut juga merupakan bagian dari program revegetasi kawasan aliran sungai dan HCV PalmCo yang sejalan dengan upaya pemerintah dalam menjaga dan memulihkan kualitas lingkungan.

“Ini merupakan bagian dari kegiatan perusahaan dalam meningkatkan kepedulian serta komitmen terhadap lingkungan yang berada di areal perkebunan, terutama di daerah aliran sungai (DAS),” ujar Agung.

Ia menjelaskan, penanaman pohon juga diharapkan dapat mendukung upaya penyerapan karbon sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan hijau.

Karena itu, kata Agung, keberlanjutan program tidak berhenti pada kegiatan penanaman dan pelepasliaran satwa. PTPN IV Regional VI berkomitmen melakukan pemeliharaan agar pohon yang ditanam dapat tumbuh dengan baik.

“Kami berharap setelah ditanam, pohon-pohon ini bersama-sama dijaga dan dirawat oleh karyawan maupun masyarakat yang berada di sekitar areal Afdeling I Desa Alur Gadeng, khususnya di sepanjang DAS,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut diharapkan menjadi langkah nyata perusahaan dalam memperkuat kepedulian terhadap lingkungan serta menjaga keberlanjutan ekosistem di sekitar areal perkebunan.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA