Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Syahrial, SE, Ak saat membuka pelatihan Kader Madya Taruna Melati III Pimpinan Wilayah IPM Aceh Tahun 2026 di Aula Setda, Kamis (2/7/2026). Kota Langsa – Komitmen mencetak generasi muda yang kritis, berakhlak mulia, dan berjiwa kepemimpinan kembali ditegaskan melalui pembukaan Pelatihan Kader Madya Taruna Melati (PKMTM) III Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Aceh Tahun 2026 di Aula Sekretariat Daerah Kota Langsa, Kamis (2/7/2026).
Kegiatan kaderisasi tersebut menjadi ruang pembentukan karakter, penguatan ideologi organisasi, sekaligus penyiapan calon pemimpin masa depan yang mampu menjawab tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai Al-Qur’an dan As-Sunnah.
Dalam sambutan Wali Kota Langsa yang dibacakan Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Syahrial, SE, Ak, peserta diajak memanfaatkan setiap proses pelatihan sebagai wahana belajar, memperluas wawasan, memperkuat ukhuwah, serta membangun kolaborasi demi melahirkan kader yang menghadirkan solusi bagi masyarakat, bukan sekadar melontarkan kritik.
Pemerintah Kota Langsa juga menegaskan dukungannya terhadap setiap upaya kaderisasi organisasi kepemudaan yang berorientasi pada pembangunan sumber daya manusia unggul dan berdaya saing.
Ia berharap seluruh peserta mampu menjadi generasi yang berpikir kritis, berakhlak mulia, terbuka terhadap perubahan, namun tetap teguh memegang nilai-nilai Al-Qur’an dan As-Sunnah.

Pelatihan Taruna Melati III ini bukan sekadar kegiatan seremonial ataupun proses mendapatkan sertifikat. Lebih dari itu, ini adalah proses pembentukan karakter kepemimpinan, penguatan ideologi organisasi, pengembangan wawasan kebangsaan, dan peningkatan kapasitas diri sebagai calon pemimpin masa depan.
“Kita membutuhkan pemimpin-pemimpin muda yang mampu menghadirkan solusi, bukan sekadar kritik; yang mampu membangun kolaborasi, bukan menciptakan polarisasi; serta yang menjadikan ilmu sebagai landasan dalam setiap langkah perjuangan,” ucapnya.
Oleh karena itu, lanjut Syahrial, manfaatkanlah setiap sesi pelatihan ini dengan sungguh-sungguh. Jadikan forum ini sebagai ruang untuk belajar, bertukar gagasan, memperkuat jaringan persaudaraan, serta menumbuhkan semangat pengabdian kepada agama, bangsa, dan masyarakat.
Ia mengajak seluruh peserta agar terus menjaga semangat belajar sepanjang hayat, memperkuat ukhuwah, dan menjadi teladan di tengah masyarakat dengan menghadirkan gerakan yang mencerahkan, berkemajuan, serta membawa manfaat bagi sesama.
“Akhirnya dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Pelatihan Kader Madya Taruna Melati III Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah Aceh Tahun 2026 dengan tema “Merawat Tradisi Keilmuan, Meneguhkan Inklusivitas Dalam Gerakan” secara resmi saya nyatakan Dibuka,” tutup Syahrial.
Tidak ada komentar