Kota Langsa – Pascasarjana Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa dan Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Aceh Timur menandatangani Memorandum of Agreement (MoA) untuk memperkuat kerja sama peningkatan kompetensi dan kualifikasi akademik Aparatur Sipil Negara (ASN).
Penandatanganan MoA berlangsung di Aula Pascasarjana IAIN Langsa, Selasa (8/9/2026), dengan melibatkan Kankemenag Aceh Timur serta perwakilan Bank Aceh dan Bank Syariah Indonesia (BSI).
Kerja sama tersebut antara lain mencakup fasilitasi pembayaran biaya pendidikan melalui mekanisme autodebit tunjangan kinerja (Tukin) ASN. Skema tersebut diharapkan memberikan kemudahan bagi ASN di lingkungan Kankemenag Aceh Timur yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang Pascasarjana.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan IAIN Langsa, Dr. Amiruddin Yahya Azzawiy, M.A., mengatakan kerja sama tersebut merupakan bentuk sinergi perguruan tinggi dengan Kementerian Agama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Menurut Amiruddin, hubungan IAIN Langsa dengan Aceh Timur tidak hanya sebatas kedekatan geografis, tetapi juga memiliki hubungan historis yang kuat. Karena itu, informasi dan peluang pendidikan di IAIN Langsa, khususnya Pascasarjana, perlu terus disosialisasikan kepada masyarakat dan ASN.
Ia menekankan pentingnya pendidikan formal sebagai bentuk pengakuan terhadap ilmu dan kompetensi seseorang. Menurutnya, pengetahuan yang dimiliki perlu didukung dengan kualifikasi akademik yang diperoleh melalui pendidikan resmi.
“Ilmu itu penting, tetapi ijazah juga penting. Ketika kita pintar mengendarai sepeda motor tetapi tidak memiliki SIM, maka akan ditangkap. Begitu juga dengan ilmu, perlu ada pengakuan formal melalui pendidikan,” ujarnya.
Amiruddin menyebut gelar akademik bukan sekadar tambahan di belakang nama, tetapi merupakan hasil dari proses belajar, dedikasi, perjuangan, serta integritas seseorang dalam menempuh pendidikan.
Ia berharap MoA tersebut menjadi jembatan untuk memperkuat komunikasi, silaturahmi, dan kepercayaan antara Pascasarjana IAIN Langsa dengan Kankemenag Aceh Timur. Kerja sama itu juga diharapkan memudahkan guru dan pegawai untuk meningkatkan kualifikasi akademik.
Sementara itu, Kepala Kankemenag Aceh Timur, Saiful Bahri, S.Pd.I., M.Pd., menyatakan dukungannya terhadap kerja sama tersebut. Ia menjelaskan mekanisme pembayaran SPP melalui Tukin berkaitan dengan proses pencairan tunjangan kinerja ASN.
“Kalau kami di Aceh Timur, pengamprahan Tukin setiap bulan dan kami usahakan tanggal 10 sudah cair. Semua di bawah Kementerian Agama,” katanya.
Direktur Pascasarjana IAIN Langsa, Mhd. Rasid Ritonga, M.A., Ph.D., dalam pertemuan tersebut turut membahas teknis pembayaran SPP melalui sistem autodebit. Kepastian pencairan Tukin setiap bulan menjadi salah satu hal penting agar pemotongan biaya pendidikan dapat dilakukan secara berkala.
Perwakilan BSI menjelaskan, mekanisme autodebit pada prinsipnya dilakukan melalui cabang tempat rekening mahasiswa terdaftar. Pihak bank akan melakukan pengecekan rekening dan membantu proses administrasi yang diperlukan.
Sementara perwakilan Bank Aceh menyampaikan perlunya surat pemberitahuan sebagai dasar persiapan proses pembayaran melalui rekening. Surat tersebut diharapkan disampaikan beberapa hari sebelum pelaksanaan agar proses administrasi dapat dipersiapkan.
Melalui kerja sama tersebut, ASN Kankemenag Aceh Timur diharapkan memperoleh akses yang lebih mudah untuk melanjutkan pendidikan Pascasarjana. Selain mendukung peningkatan kualifikasi akademik, program ini diharapkan mendorong peningkatan kompetensi dan profesionalisme ASN.
Kerja sama Pascasarjana IAIN Langsa dan Kankemenag Aceh Timur sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Aceh Timur dan wilayah sekitarnya.
Tidak ada komentar