Nugroho Pamit, Syafrizal Ambil Tongkat Estafet, Camat: Saatnya Warga Seuriget Bersatu

waktu baca 3 menit
Jumat, 7 Agu 2026 17:50 64 Redaksi

Kota Langsa – Serah terima jabatan (Sertijab) Geuchik Gampong Seuriget, Kecamatan Langsa Barat, oleh Pj Geuchik Nugroho secara resmi menyerahkan tongkat estafet kepemimpinan kepada Geuchik terpilih Syafrizal untuk periode 2026–2032, Jumat (7/8/2026).

Camat Langsa Barat, Andre Isvani, S.IP, MAP, mengajak seluruh masyarakat Seuriget kembali bersatu dan mengakhiri segala perbedaan politik yang muncul selama proses pemilihan.

“Tidak ada lagi tim 01, 02, maupun 03. Hari ini semuanya sudah selesai. Saatnya kita bersama-sama membangun Gampong Seuriget agar semakin maju ke depan,” tegas Andre.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Nugroho yang telah mengabdikan diri lebih dari satu tahun dalam memimpin Gampong Seuriget. Dedikasi tersebut, kata Andre, diharapkan menjadi amal jariyah dan menjadi bagian dari perjalanan pembangunan gampong.

Kepada Geuchik terpilih Syafrizal, Andre menegaskan bahwa Sertijab bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum dimulainya kepemimpinan baru sekaligus perpindahan tanggung jawab untuk membawa Seuriget menuju arah yang lebih baik.

“Ini bukan hanya serah terima jabatan, tetapi perpindahan tongkat estafet kepemimpinan. Mulai hari ini, tanggung jawab besar berada di pundak Geuchik terpilih,” ucapnya.

Andre mengingatkan, dalam tiga bulan ke depan Syafrizal harus mulai merampungkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Gampong untuk enam tahun mendatang. Penyusunannya diharapkan selaras dengan program Pemerintah Kota Langsa serta memasukkan visi dan misi yang diusung saat Pilchiksung.

Selain pembangunan, pelayanan kepada masyarakat juga harus menjadi prioritas. Ia meminta pelayanan yang selama ini sudah berjalan baik terus ditingkatkan agar semakin cepat, mudah dan berpihak kepada kebutuhan warga.

Dalam kesempatan itu, Andre turut menyampaikan arahan Wali Kota Langsa Jeffry Sentana agar Geuchik tidak melakukan pemberhentian perangkat gampong lama secara sembarangan, kecuali karena alasan meninggal dunia atau mengundurkan diri.

“Kami para camat juga sudah diingatkan agar tidak mengeluarkan rekomendasi untuk pemecatan perangkat gampong. Artinya, lakukan pembinaan dan evaluasi,” tegas Andre.

Sementara itu, Pj Geuchik Nugroho menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Seuriget apabila selama menjalankan tugas terdapat perkataan maupun tindakan yang kurang berkenan.

Ia mengakui selama memimpin dirinya terkadang bersikap tegas dan mengeluarkan perkataan keras. Namun, hal tersebut menurutnya semata-mata dilakukan untuk menjaga disiplin dan mendorong kemajuan gampong.

“Saya keras bukan bermaksud macam-macam. Seuriget ini adalah gampong tertua. Saya tidak ingin melihat gampong ini menjadi jelek. Karena itu saya keras dan cerewet demi kemajuan Seuriget,” ujar Nugroho.

Nugroho juga menyampaikan rasa syukur atas terpilihnya Syafrizal sebagai Geuchik Gampong Seuriget. Ia berharap kepemimpinan baru mampu membawa perubahan positif dan membuat Seuriget semakin maju.

“Alhamdulillah, hari ini telah terpilih Syafrizal untuk melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan di gampong ini. Selamat kepada Syafrizal. Semoga ke depan Seuriget jauh lebih maju. Beliau juga teman saya,” katanya sembari berkelakar.

Geuchik terpilih Syafrizal menyatakan bahwa Sertijab merupakan momentum resmi pergantian kepemimpinan, bukan ajang untuk membahas persoalan anggaran.

Ia mengajak seluruh masyarakat, tokoh gampong dan berbagai pihak memberikan dukungan terhadap kepemimpinannya.

“Mohon bantuan dan dukungan dari warga, para tokoh serta seluruh pihak untuk bersama-sama memajukan Seuriget ke depan,” kata Syafrizal.

Ia berharap perbedaan yang terjadi selama Pilchiksung dapat segera ditinggalkan dan seluruh elemen masyarakat kembali bergandengan tangan membangun gampong.

Sertijab tersebut turut dihadiri Tgk. Murdani Muhammad atau Abana Murdani, Pimpinan Dayah Futuhul Mu’arif Al-Azziziyah Gampong Seuriget, Ketua Tuha Peut Gampong M. Taher beserta jajaran, perangkat gampong, tokoh masyarakat serta sejumlah undangan lainnya.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA