Kota Langsa – Tim dosen Poltekkes Kemenkes Aceh melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) melalui program Pendampingan dan Pelatihan Kader Kesehatan dalam Penggunaan Aplikasi Edukasi Lansia (E-LAN) untuk Edukasi Diabetes Melitus di Desa Karang Anyar, Kecamatan Langsa Baro, Selasa (6/7/2026).
Adapun tim dosen Poltekkes Kemenkes Aceh yang terlibat dalam kegiatan tersebut yaitu Ketua Dr. Abdurrahman, S.Kp, M.Pd dan beranggotakan Erlangga Galih Zulva Nugroho, S.Kep, Ns, M.Kep, Cut Mutiah, SST, M.Keb, dan Ns. Keumalahayati, M.Kep., Sp.Mat.
Kegiatan ini merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang berfokus pada pemberdayaan kader kesehatan sebagai garda terdepan dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat, khususnya kelompok lanjut usia, melalui pendekatan berbasis teknologi digital.
Ketua Tim Pengabdian Dr. Abdurrahman menjelaskan bahwa Diabetes Melitus merupakan salah satu penyakit tidak menular yang terus mengalami peningkatan, terutama pada kalangan lansia.
Kondisi tersebut menuntut adanya strategi edukasi yang lebih efektif, menarik, dan mudah diakses agar masyarakat semakin memahami pentingnya pencegahan serta pengendalian penyakit sejak dini.
“Melalui pelatihan ini kami ingin meningkatkan kapasitas kader kesehatan agar mampu memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana edukasi kesehatan. Aplikasi E-LAN diharapkan menjadi media yang efektif dalam menyampaikan informasi mengenai pencegahan Diabetes Melitus kepada masyarakat, khususnya lansia,” jelasnya.
Selama pelatihan, para kader memperoleh pembekalan mengenai konsep dasar Diabetes Melitus, faktor risiko, pencegahan komplikasi, pola hidup sehat, hingga tata cara penggunaan Aplikasi Edukasi Lansia (E-LAN).
Materi disampaikan secara interaktif melalui presentasi, demonstrasi penggunaan aplikasi, praktik langsung, simulasi edukasi kepada masyarakat, serta sesi diskusi dan pendampingan.
“Tim dosen juga memberikan bimbingan secara intensif kepada setiap kader agar mampu mengoperasikan aplikasi secara mandiri dan mengintegrasikannya dalam pelayanan kesehatan di tingkat desa,” ungkapnya.

Sementara itu Pj Geuchik Gampong Karang Anyar Hartama menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut.
Menurutnya, peningkatan kapasitas kader kesehatan menjadi langkah strategis dalam memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat, terutama dalam menghadapi meningkatnya kasus penyakit tidak menular seperti Diabetes Melitus.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Poltekkes Kemenkes Aceh yang telah memberikan pelatihan ini. Kehadiran aplikasi E-LAN menjadi inovasi yang sangat bermanfaat untuk mendukung kader dalam memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat secara lebih efektif,” pungkasnya.
Para kader kesehatan pun menyambut antusias kegiatan tersebut. Mereka mengaku memperoleh pengalaman baru dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai media penyuluhan kesehatan yang lebih menarik, interaktif, dan mudah dipahami masyarakat.
Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, Poltekkes Kemenkes Aceh kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung transformasi layanan kesehatan berbasis digital. Inovasi melalui Aplikasi
Edukasi Lansia (E-LAN) diharapkan mampu memperkuat peran kader kesehatan sebagai ujung tombak edukasi di masyarakat, meningkatkan kesadaran akan pentingnya pola hidup sehat, serta menekan risiko komplikasi Diabetes Melitus pada kelompok lanjut usia, tidak hanya di Gampong Karang Anyar tetapi juga di berbagai wilayah lainnya.
Tidak ada komentar