Dirjen Pendis Salurkan Bantuan Rp3,29 Miliar untuk 940 Mahasiswa IAIN Langsa Terdampak Bencana

waktu baca 3 menit
Sabtu, 19 Sep 2026 17:44 49 Redaksi

Kota Langsa – Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) Kementerian Agama RI, Prof. Dr. H. Amien Suyitno, M.Ag., menyerahkan bantuan pendidikan senilai Rp3,29 miliar kepada 940 mahasiswa IAIN Langsa yang terdampak bencana, saat melakukan kunjungan ke Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa, Sabtu (19/9/2026).

Penyerahan bantuan tersebut menjadi salah satu agenda utama kunjungan Dirjen Pendis Kemenag RI ke IAIN Langsa, selain peresmian Gedung Kuliah Terpadu yang dibangun melalui skema Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) serta peluncuran Program Doktor Studi Islam Pascasarjana.

Bantuan pendidikan tersebut diharapkan dapat mendukung keberlangsungan studi mahasiswa yang terdampak bencana, sekaligus meringankan beban mereka dalam memenuhi kebutuhan pendidikan.

Rektor IAIN Langsa, Prof. Dr. H. Ismail Fahmi Arrauf Nasution, MA, menyampaikan apresiasi kepada Menteri Agama RI, Sekretaris Jenderal, Dirjen Pendis, Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) serta seluruh jajaran Kementerian Agama atas perhatian dan dukungan terhadap pengembangan IAIN Langsa.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Menteri Agama RI, Bapak Sekjen, Bapak Dirjen Pendis, Bapak Direktur Diktis dan seluruh pimpinan Kemenag RI atas atensi, motivasi dan perhatiannya selama ini,” ujar Prof. Ismail.

Selain menyerahkan bantuan pendidikan, Prof. Amien Suyitno juga meresmikan Gedung Kuliah Terpadu SBSN IAIN Langsa. Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti sebagai simbol dimulainya pemanfaatan gedung untuk menunjang kegiatan akademik.

Gedung tersebut menjadi bagian dari penguatan sarana dan prasarana pendidikan IAIN Langsa, khususnya untuk memenuhi kebutuhan ruang pembelajaran yang terus meningkat, termasuk bagi mahasiswa Pascasarjana.

Pada kunjungan yang sama, IAIN Langsa menerima izin operasional Program Doktor Studi Islam. Izin tersebut menjadi tonggak baru dalam pengembangan pendidikan Pascasarjana IAIN Langsa dengan dibukanya jenjang pendidikan doktoral bagi masyarakat.

Dimulainya perkuliahan perdana mahasiswa angkatan pertama Program Doktor Studi Islam ditandai dengan pemotongan pita oleh jajaran pimpinan.

Prof. Ismail mengatakan berbagai dukungan yang diterima IAIN Langsa menjadi energi dan motivasi bagi sivitas akademika untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan.

“Ini bukan sekadar soal datang. Kehadiran Bapak menjadi energi, motivasi, serta kekuatan optimistik bagi kami untuk terus melanjutkan ikhtiar peningkatan kualitas pendidikan,” katanya.

Menurutnya, pembukaan Program Doktor Studi Islam mendapat respons positif dari masyarakat. IAIN Langsa juga telah menyiapkan akademisi dari berbagai perguruan tinggi untuk mendukung proses pembelajaran pada program tersebut.

Ia berpesan kepada mahasiswa angkatan pertama agar mengikuti pendidikan doktoral secara serius. Pendidikan, kata dia, tidak hanya ditujukan untuk memperoleh gelar, tetapi juga harus menghasilkan perubahan dalam pola pikir, sikap dan kontribusi di tengah masyarakat.

Rangkaian kunjungan Dirjen Pendis tersebut sekaligus menegaskan penguatan IAIN Langsa melalui tiga aspek, yakni dukungan bagi mahasiswa terdampak bencana, peningkatan fasilitas pembelajaran, serta pengembangan jenjang pendidikan Pascasarjana hingga tingkat doktor.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA