Langsa Tuan Rumah High Level Meeting TPID dan TP2DD se-Aceh 

waktu baca 2 menit
Senin, 6 Jul 2026 06:45 56 Redaksi

Kota Langsa – Pemerintah Kota Langsa menjadi tuan rumah High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) se-Aceh Tahun 2026 yang diselenggarakan Pemerintah Aceh bekerja sama dengan Bank Indonesia di Aula Hotel Harmoni, Kota Langsa, Senin (6/7/2026).

Kegiatan dibuka oleh Sekretaris Daerah Aceh, Muhammad Nasir, S.IP, MPA, serta dihadiri unsur Pemerintah Aceh, Bank Indonesia, BPS, Perum Bulog, Bank Aceh, dan para bupati, wali kota, serta jajaran TPID dan TP2DD kabupaten/kota se-Aceh.

Dalam sambutannya, Muhammad Nasir menegaskan bahwa forum bertema “Sinergi Pengendalian Inflasi dan Digitalisasi Keuangan untuk Pemulihan Ekonomi Aceh Pasca Bencana” ini menjadi momentum memperkuat kolaborasi antardaerah dalam menjaga stabilitas harga, memperkuat ketahanan pangan, serta mempercepat digitalisasi keuangan daerah melalui Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD).

Wali Kota Langsa Jeffry Sentana S. Putra, SE, yang diwakili Sekretaris Daerah Kota Langsa, Dra. Suhartini, M.Pd, menyampaikan komitmen Pemerintah Kota Langsa untuk terus mengendalikan inflasi melalui pemantauan harga kebutuhan pokok, Gerakan Pangan Murah, operasi pasar, penguatan ketahanan pangan, serta menjaga kelancaran distribusi barang.

Di sisi lain, Pemko Langsa juga terus mempercepat digitalisasi pelayanan dan transaksi pemerintahan guna meningkatkan efisiensi, transparansi, dan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Suhartini menambahkan, komitmen tersebut membuahkan hasil dengan diraihnya penghargaan Kota Terbaik I Pengendalian Inflasi Tahun 2026 Tingkat Sumatera dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia.

“Melalui High Level Meeting ini diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga inflasi tetap terkendali, mempercepat transformasi digital, serta memperkuat ketahanan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Aceh.Bila akan dipublikasikan di website Prokopim,” pungkasnya.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA