245 Stand UMKM dan Layanan Publik Ramaikan CFD Langsa

waktu baca 2 menit
Minggu, 13 Sep 2026 11:54 343 Redaksi

Kota Langsa – Car Free Day (CFD) Kota Langsa semakin semarak. Tak hanya menjadi ruang olahraga dan rekreasi, kawasan Lapangan Merdeka pada Minggu (13/9/2026) juga berubah menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat dengan hadirnya 245 stand UMKM dan berbagai layanan publik.

Ratusan stand tersebut menawarkan beragam produk, mulai dari kuliner, makanan dan minuman hingga aneka produk kreatif serta kerajinan masyarakat. Kehadiran para pelaku usaha membuat suasana CFD semakin ramai sekaligus membuka peluang bagi UMKM untuk memasarkan produk secara langsung kepada konsumen.

Antusiasme masyarakat yang memadati kawasan Lapangan Merdeka sejak pagi turut memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM. Interaksi langsung dengan pengunjung menjadi kesempatan bagi pedagang memperkenalkan produk sekaligus memperluas pasar usaha mereka.

Selain aktivitas perdagangan, sejumlah layanan publik juga hadir di tengah pelaksanaan CFD. Kodim 0104 Aceh Timur membuka pelayanan kesehatan yang dapat dimanfaatkan masyarakat secara langsung selama kegiatan berlangsung.

Pemko Langsa turut menghadirkan stan e-Parkir untuk memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai penerapan sistem parkir elektronik. Sementara Dekranasda Kota Langsa menampilkan berbagai produk kerajinan dan unggulan daerah.

Di tengah geliat ekonomi tersebut, fungsi utama CFD sebagai ruang publik tetap berjalan. Ribuan warga memanfaatkan kawasan yang bebas kendaraan bermotor untuk berolahraga, bersantai, bersepeda, jogging, jalan santai hingga mengikuti senam bersama.

Suasana semakin hidup dengan hadirnya berbagai komunitas dan hiburan musik. Warga dari berbagai usia tampak menikmati akhir pekan bersama keluarga, sekaligus berbelanja dan menikmati aneka produk yang ditawarkan para pelaku UMKM.

Wali Kota Langsa Jeffry Sentana S. Putra, SE, mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat, pelaku UMKM, komunitas dan seluruh pihak yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Menurutnya, perkembangan CFD menunjukkan bahwa ruang publik dapat dimanfaatkan secara lebih luas untuk mendukung aktivitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi lokal.

“CFD bukan hanya tempat masyarakat berolahraga, tetapi juga menjadi ruang bagi UMKM untuk tumbuh, memasarkan produk dan bertemu langsung dengan konsumen. Di sisi lain, berbagai pelayanan yang hadir juga memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” ujar Jeffry.

Ia berharap CFD Kota Langsa terus berkembang menjadi ruang publik yang nyaman, tertata dan produktif, tanpa meninggalkan fungsi utamanya sebagai sarana olahraga, rekreasi dan interaksi sosial.

“Dengan 245 stand yang hadir, CFD Langsa kini tak sekadar menjadi agenda akhir pekan, tetapi juga menjadi etalase UMKM sekaligus ruang bertemunya aktivitas sosial, pelayanan publik dan geliat ekonomi masyarakat,” pungkasnya.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA