Seragam Baru, Semangat Baru: Wali Kota Langsa Serahkan Bantuan bagi 276 Anak Yatim Piatu di Langsa Barat

waktu baca 4 menit
Sabtu, 11 Jul 2026 08:05 49 Redaksi

Kota Langsa – Komitmen Pemerintah Kota (Pemko) Langsa dalam mewujudkan pendidikan yang inklusif sekaligus meringankan beban masyarakat kembali dibuktikan melalui penyerahan seragam sekolah gratis kepada 276 anak yatim piatu jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kecamatan Langsa Barat, Sabtu (11/07/2026).

Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Wali Kota Langsa, Jeffry Sentana S. Putra, S.E., didampingi Ketua DPRK Langsa, Melvita Sari, S.A.B. Kegiatan tersebut turut dihadiri Kabag Prokopim Setda Kota Langsa, Kabid Humas Diskominfo Kota Langsa, unsur Forkopimcam, para Geuchik, Tuha Peut, serta insan pers.

Dalam sambutannya, Wali Kota Langsa Jeffry Sentana S. Putra menegaskan bahwa program seragam sekolah gratis merupakan salah satu wujud nyata keberpihakan Pemerintah Kota Langsa terhadap dunia pendidikan, khususnya bagi anak-anak yatim piatu yang membutuhkan perhatian bersama.

Menurutnya, program tersebut lahir dari keprihatinan terhadap tingginya biaya perlengkapan sekolah yang kerap menjadi beban bagi masyarakat setiap memasuki tahun ajaran baru.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh Geuchik dan Penjabat Geuchik yang telah mengalokasikan anggaran APBG untuk program ini. Pemerintah Kota memberikan arahan dan dukungan, sedangkan pelaksanaannya dilakukan oleh pemerintah gampong. Sinergi seperti inilah yang harus terus kita jaga,” ujar Jeffry.

Ia menegaskan, jangan sampai persoalan biaya seragam menjadi penghalang bagi anak-anak untuk memperoleh pendidikan yang layak.

Ketua DPRK Langsa Melvita Sari SAB saat menyerahkan seragam sekolah gratis pada anak yatim.

“Jangan sampai ada anak yang kehilangan semangat belajar atau bahkan tidak dapat melanjutkan sekolah hanya karena terkendala biaya seragam. Pendidikan adalah hak dasar setiap anak dan menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menjaganya,” tegasnya.

Jeffry berharap program tersebut tidak berhenti pada masa kepemimpinannya, melainkan dapat terus dilanjutkan oleh pemerintah di masa mendatang karena manfaatnya telah dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

Ia juga berpesan kepada seluruh penerima bantuan agar terus belajar dengan sungguh-sungguh, menghormati guru dan orang tua, serta menjadikan pendidikan sebagai jalan untuk meraih cita-cita.

Selain itu, Wali Kota mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap anak-anak yatim piatu.

“Semakin banyak pihak yang peduli, semakin besar pula harapan yang dapat kita bangun bagi masa depan anak-anak kita. Mari bersama-sama menjaga dan mendampingi mereka agar tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan mampu membawa kemajuan bagi Kota Langsa,” pungkasnya.

Camat Langsa Barat, Andre Isvani, S.STP., M.SP, saat memberikan sambutan.

Sementara itu, Camat Langsa Barat, Andre Isvani, S.STP., M.SP., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Wali Kota Langsa beserta Ketua DPRK Langsa yang telah hadir langsung menyerahkan bantuan sekaligus memberikan motivasi kepada anak-anak yatim piatu di wilayahnya.

Ia menjelaskan, program seragam sekolah gratis kini memasuki tahun kedua pelaksanaannya. Pada tahun 2026, sebanyak 276 siswa SD dan SMP dari 13 gampong di Kecamatan Langsa Barat menerima manfaat program tersebut.

Menurut Andre, bantuan ini menjadi bukti nyata bahwa Pemerintah Kota Langsa terus hadir memberikan perhatian kepada masyarakat, khususnya anak-anak yatim piatu, sekaligus membantu meringankan beban ekonomi keluarga menjelang dimulainya tahun ajaran baru.

Wali Kota Langsa Jeffry Sentana S Putra SE foto bersama penerima bantuan seragam sekolah gratis.

“Program ini menjadi bukti bahwa Pemerintah Kota Langsa selalu hadir untuk masyarakat, khususnya anak-anak yatim piatu. Kami berharap program yang sangat bermanfaat ini dapat terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang karena manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Andre juga melaporkan bahwa dari 13 gampong di Kecamatan Langsa Barat, sebanyak 10 gampong sedang melaksanakan tahapan Pemilihan Geuchik. Hingga saat ini, seluruh rangkaian kegiatan, termasuk penyampaian visi dan misi para calon geuchik, berlangsung aman, damai, dan tertib.

“Kami berharap suasana kondusif ini terus terjaga hingga seluruh tahapan pemilihan selesai sehingga dapat melahirkan pemimpin-pemimpin gampong yang mampu membawa kemajuan bagi masyarakat,” tutupnya.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA