Foto Ilustrasi Produksi AI. Kota Langsa – Ada banyak cara untuk menyelamatkan kehidupan. Sebagian orang melakukannya dengan menyumbangkan darah. Sebagian lainnya memilih mengulurkan tangan melalui sebungkus makanan. Ketika keduanya bertemu pada sebuah Jumat yang penuh berkah, lahirlah sebuah cerita sederhana tentang kepedulian yang tak pernah kehilangan makna.
Pagi itu, Jumat (3/7/2026) di Tribun Lapangan Merdeka, Gampong Jawa, Kecamatan Langsa Kota, satu per satu masyarakat datang mendonorkan darahnya.
Mereka duduk dengan tenang, menunggu giliran, lalu membiarkan setetes demi setetes darah mengalir menuju kantong-kantong yang kelak akan menjadi harapan bagi pasien yang membutuhkan.
Di atas Tribun Lapangan Merdeka, ada perhatian kecil yang turut menyempurnakan momen kemanusiaan tersebut. UMKM Food Myput menghadirkan 20 paket makanan ringan dan minuman untuk dibagikan kepada para pendonor.
Nilainya mungkin tak seberapa jika dihitung dengan angka, tetapi maknanya jauh lebih besar daripada sekadar isi sebuah bingkisan.
Setiap paket menjadi ucapan terima kasih yang dibungkus dengan ketulusan. Sebuah bentuk penghargaan kepada mereka yang rela meluangkan waktu, mengesampingkan kesibukan, dan memilih berbagi kehidupan dengan orang yang bahkan belum pernah mereka kenal.
Bagi Putri Sapryana, Owner Food Myput, kegiatan tersebut bukan sekadar agenda berbagi di hari Jumat. Baginya, sebuah usaha akan memiliki arti lebih ketika mampu menghadirkan manfaat bagi masyarakat di sekitarnya.
“Pendonor darah adalah orang-orang yang memberikan harapan kepada sesama. Kami ingin mengucapkan terima kasih melalui cara yang sederhana. Semoga bingkisan ini menjadi penyemangat, dan semoga semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk mendonorkan darah serta menebarkan kebaikan,” tuturnya.
Di tengah persaingan dunia usaha yang semakin ketat, langkah Food Myput menunjukkan bahwa keberhasilan tidak hanya diukur dari besarnya omset atau luasnya pasar. Ada nilai lain yang jauh lebih abadi, yakni keberanian menjadikan usaha sebagai jalan untuk berbagi.
Berlokasi di Lorong Seri, Gang Padat Karya, Alue Dua, Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa, Aceh 24452, Food Myput terus tumbuh sebagai UMKM lokal yang tidak hanya menghadirkan produk makanan, tetapi juga berupaya menanamkan budaya peduli terhadap sesama.
Mungkin yang dibagikan hari itu hanyalah dua puluh paket makanan dan minuman. Namun, di balik jumlah yang sederhana itu tersimpan pesan yang begitu besar: bahwa kebaikan tidak pernah menunggu seseorang menjadi kaya atau memiliki segalanya.
“Kebaikan hanya membutuhkan hati yang tergerak untuk berbagi,” pungkasnya.
Dan di sebuah Jumat yang teduh di Kota Langsa, setetes darah serta sebungkus makanan kembali mengingatkan bahwa kemanusiaan selalu menemukan jalannya melalui tangan-tangan yang ikhlas, melalui orang-orang biasa yang memilih melakukan hal luar biasa, dan melalui keyakinan bahwa sekecil apa pun kebaikan, ia akan selalu berarti bagi kehidupan orang lain.
Diketahui bahwa UMKM Food Myput memproduksi Peyek Mangrove, kuLpi Myput, Mochi Mangrove (Momang), dan aneka Roti serta aneka Bolu termasuk bolu ulang tahun dan lainnya, ia juga menerima pesanan berbagai jenis kue lebaran, bagi yang berminat bisa langsung ke lokasi produksi atau dapat menghubungi Owner langsung via telepon atau WhatsApp 0822-7400-5042.
Tidak ada komentar