Pemko Langsa Gerak Cepat, Korban Kebakaran Batee Puteh Terima Bantuan Masa Panik

waktu baca 3 menit
Rabu, 12 Agu 2026 17:16 68 Redaksi

Kota Langsa – Pemerintah Kota (Pemko) Langsa bersama DPRK Langsa bergerak cepat membantu warga yang menjadi korban kebakaran di Gampong Batee Puteh, Kecamatan Langsa Lama.

Bantuan masa panik diserahkan kepada korban pada Rabu (12/8/2026) sebagai bentuk kepedulian dan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang sedang menghadapi musibah.

Penyerahan bantuan tersebut turut dikawal langsung Ketua DPRK Langsa Melvita Sari, S.AB, didampingi anggota DPRK Langsa Ridwan Malem, bersama Dinas Sosial dan Baitul Mal Kota Langsa.

Melvita Sari mengatakan, bantuan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah dan DPRK Langsa kepada masyarakat yang terdampak musibah.

“Kami bersama Dinas Sosial dan Baitul Mal Kota Langsa turut mengawal penyerahan bantuan masa panik kepada korban kebakaran. Ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah dan DPRK Langsa bagi masyarakat yang berhak menerima,” ujarnya.

Ia berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban keluarga korban dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari setelah kehilangan sebagian harta benda akibat kebakaran.

“Semoga bantuan ini bermanfaat. Kami juga mendoakan keluarga korban senantiasa diberikan kesehatan dan dijauhkan dari segala musibah yang tidak diinginkan,” katanya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Sosial Kota Langsa Darma Putra, S.P., mengatakan penyaluran bantuan masa panik merupakan bentuk komitmen Pemko Langsa dalam memberikan perlindungan dan kepedulian kepada warga yang tertimpa bencana.

“Alhamdulillah, Dinas Sosial atas nama Wali Kota Langsa selalu menyalurkan bantuan masa panik bagi korban bencana di Kota Langsa, baik korban kebakaran, korban tenggelam maupun bencana lainnya yang diatur dalam ketentuan perundang-undangan,” kata Darma.

Darma juga menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Langsa Jeffry Sentana S. Putra, S.E., yang menurutnya terus menunjukkan kepedulian terhadap warga yang tertimpa musibah.

Adapun bantuan masa panik yang disalurkan Dinas Sosial berupa 30 kilogram beras, tiga kotak mi instan, lima kain sarung, empat selimut, tiga kids wear, tiga family kids, tiga kasur lipat, lima matras, empat papan telur, enam kaleng sarden, enam botol kecap manis, enam botol kecap asin, enam botol saus, dua kotak air mineral cup, satu pak roti, lima antiseptik cair, enam handuk, tiga sajadah, dua mukena, dua daster, dua minyak goreng, serta tiga paket gula.

Selain bantuan kebutuhan dasar dari Pemko Langsa, Baitul Mal Kota Langsa juga turut memberikan bantuan tunai kepada korban.

Ketua Baitul Mal Kota Langsa Tgk. H. Muamar Qausar, S.Sos.I., mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Baitul Mal terhadap masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit akibat kehilangan harta benda dalam musibah kebakaran.

“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Baitul Mal Kota Langsa terhadap masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit setelah kehilangan harta benda akibat kebakaran. Semoga dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar selama masa pemulihan,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Tgk. Muamar Qausar turut menyerahkan bantuan tunai masa panik sebesar Rp1 juta kepada korban.

Geuchik Gampong Batee Puteh Muhammad menyampaikan apresiasi atas respons cepat Pemko Langsa dan DPRK Langsa dalam membantu warganya.

“Atas nama Gampong Batee Puteh, kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Ibu Ketua DPRK Melvita Sari dan seluruh jajaran Pemerintah Kota Langsa atas respons cepat serta bantuan yang diberikan kepada warga kami yang menjadi korban musibah kebakaran,” ujarnya.

Rumah Anggota Polri Ludes Terbakar

Kebakaran sebelumnya terjadi pada Minggu (9/8/2026) sekitar pukul 21.40 WIB, menghanguskan satu unit rumah permanen milik Alfiansyah (39), anggota Polri, yang berada di Perumahan Pondok Kelapa, Gampong Batee Puteh, Kecamatan Langsa Lama.

Dalam peristiwa tersebut, rumah beserta sejumlah peralatan rumah tangga dan perabotan di dalamnya ludes terbakar. Kerugian material diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

Saat kebakaran terjadi, hanya terdapat satu orang di dalam rumah, yakni anak korban. Sementara Alfiansyah bersama anggota keluarga lainnya sedang berada di Banda Aceh.

Respons cepat Pemko Langsa, DPRK, Dinas Sosial dan Baitul Mal diharapkan dapat membantu meringankan beban keluarga korban sekaligus memastikan kebutuhan dasar mereka tetap terpenuhi selama menjalani masa pemulihan pascakebakaran.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA