Dosen Prodi Kebidanan Aceh Utara Edukasi Status Gizi Remaja di SMAN 1 Syamtalira Bayu

waktu baca 2 menit
Sabtu, 4 Jul 2026 14:46 63 Redaksi

Aceh Utara – Upaya menciptakan generasi muda yang sehat dan bebas dari permasalahan gizi terus diperkuat melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

Dosen Program Studi Kebidanan Aceh Utara Poltekkes Kemenkes Aceh menggelar edukasi sekaligus pelatihan penilaian status gizi bagi para siswa SMA Negeri 1 Syamtalira Bayu, sebagai bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi pada tahun 2026, Senin (8/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung penuh antusias tersebut diikuti puluhan siswa dan guru. Para peserta mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya menjaga status gizi sejak usia remaja sebagai bekal menghadapi masa depan yang sehat, produktif, dan berkualitas.

Dalam kegiatan itu, tim dosen tidak hanya menyampaikan materi tentang gizi seimbang, tetapi juga memberikan pelatihan praktis mengenai cara menilai status gizi melalui pengukuran berat badan, tinggi badan, serta perhitungan indeks massa tubuh (IMT).

Para siswa diajak terlibat langsung sehingga mampu memahami kondisi kesehatannya secara mandiri.

Ketua tim pengabdian, Ernita S.Pd., SKM., MPH, menyampaikan bahwa masa remaja merupakan periode penting dalam pertumbuhan. Kesalahan pola makan dan kurangnya pengetahuan mengenai gizi dapat berdampak pada kesehatan hingga masa dewasa.

“Melalui kegiatan ini kami berharap para siswa semakin memahami pentingnya menerapkan pola hidup sehat, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, serta mampu mengenali kondisi status gizinya sendiri sebagai langkah awal pencegahan berbagai masalah kesehatan,” ujarnya.

Selain meningkatkan pengetahuan, kegiatan ini juga menjadi wadah membangun kesadaran kolektif bahwa pencegahan stunting dan masalah gizi tidak hanya dimulai sejak kehamilan, tetapi juga harus dipersiapkan sejak usia remaja sebagai calon generasi penerus bangsa.

Pihak sekolah menyambut baik pelaksanaan program tersebut. Edukasi yang disampaikan secara interaktif dinilai memberikan pengalaman baru bagi siswa sekaligus memperkuat pemahaman tentang pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.

“Melalui kolaborasi antara dunia pendidikan dan institusi kesehatan, kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang lebih sadar akan pentingnya gizi, memiliki perilaku hidup sehat, serta menjadi agen perubahan di lingkungan keluarga maupun masyarakat,” pungkasnya.

Remaja Sehat Hari Ini, Generasi Emas Indonesia di Masa Depan.”

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA