Dosen Poltekkes Kemenkes Aceh Sosialisasi Pencegahan Diabetes Melitus Gestasional Melalui Exercise dan Edukasi pada Ibu Hamil di Gampong Karang Anyar 

waktu baca 2 menit
Rabu, 17 Jun 2026 06:10 20 Redaksi

Kota Langsa – Tim Dosen Poltekkes Kemenkes Aceh melaksanakan pengabdian masyarakat dengan upaya pencegahan Diabetes Melitus Gestasional (DMG) pada ibu hamil melalui Senam Hamil menjadi perhatian dalam meningkatkan kesehatan ibu dan janin.

Berangkat dari kondisi tersebut, Tim Dosen yang terdiri Alchalidi dan Lia Lajuna MPH, Anda Syahputra, Nuswatul Khaira S.Kep, Ners, M.Kes, melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk “Pencegahan Diabetes Melitus Gestasional Melalui Exercise dan Edukasi pada Ibu Hamil” yang berlangsung di Gampong Karang Anyar, Kecamatan Langsa Baro, Selasa (16/6/2026).

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran ibu hamil tentang pentingnya menjaga kadar gula darah selama kehamilan melalui pola hidup sehat, aktivitas fisik yang aman melalui senam hamil, serta pengaturan pola makan yang tepat.

Diabetes Melitus Gestasional merupakan kondisi peningkatan kadar gula darah yang terjadi selama masa kehamilan dan dapat menimbulkan berbagai komplikasi bagi ibu maupun bayi apabila tidak ditangani dengan baik.

Dalam kegiatan tersebut, tim yang dipimpin oleh Alchalidi memberikan edukasi mengenai faktor risiko, tanda dan gejala, dampak, serta langkah-langkah pencegahan Diabetes Melitus Gestasional.

Selain penyuluhan, para peserta juga mendapatkan pelatihan pregnancy exercise atau senam ibu hamil yang dirancang khusus untuk membantu meningkatkan kebugaran, mengontrol berat badan, memperbaiki sirkulasi darah, serta membantu mengendalikan kadar gula darah selama kehamilan.

Menurut Alchalidi, edukasi dan aktivitas fisik yang dilakukan secara rutin merupakan salah satu strategi efektif dalam mencegah terjadinya Diabetes Melitus Gestasional.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap ibu hamil dapat memahami pentingnya menjaga kesehatan selama kehamilan sehingga risiko komplikasi dapat diminimalkan dan kesehatan ibu serta janin tetap terjaga,” ujarnya.

Kegiatan yang diikuti oleh ibu hamil di Desa Karang Anyar tersebut berlangsung dengan antusias. Para peserta aktif berdiskusi, mengajukan pertanyaan terkait kesehatan kehamilan, serta mengikuti sesi latihan yang dipandu oleh tim pelaksana.

Selain memberikan pengetahuan, kegiatan ini juga menjadi sarana pemberdayaan masyarakat dalam mendukung terciptanya kehamilan yang sehat dan berkualitas.

Dukungan keluarga, kader kesehatan, serta tenaga kesehatan setempat diharapkan dapat memperkuat upaya pencegahan Diabetes Melitus Gestasional secara berkelanjutan.

Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini, Alchalidi dan kawan-kawan berharap angka kejadian Diabetes Melitus Gestasional dapat ditekan sehingga mampu mendukung terwujudnya generasi yang sehat sejak dalam kandungan.

“Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk kontribusi nyata akademisi dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya kesehatan ibu dan anak di Kota Langsa,” pungkasnya.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA