Dirjen Pendis Kementerian Agama RI, Prof. Dr. H. Amien Suyitno, M.Ag, didampingi Rektor IAIN Langsa, Prof. Dr. H. Ismail Fahmi Arrauf Nasution, MA, saat meresmikan Gedung Kuliah Terpadu IAIN Langsa, Senin (21/9/2026). Kota Langsa – Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) Kementerian Agama RI, Prof. Dr. H. Amien Suyitno, M.Ag, meresmikan Gedung Kuliah Terpadu Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa yang dibangun melalui skema Surat Berharga Syariah Negara (SBSN), Sabtu (19/9/2026).
Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Dirjen Pendis Kemenag RI sebagai simbol dimulainya pemanfaatan gedung untuk mendukung kegiatan akademik dan pembelajaran di IAIN Langsa.
Gedung tersebut merupakan bagian dari penguatan sarana dan prasarana pendidikan IAIN Langsa, seiring meningkatnya kebutuhan ruang pembelajaran, termasuk untuk mendukung aktivitas akademik mahasiswa Program Pascasarjana.
Dalam kunjungannya, Prof. Amien Suyitno juga memberikan kuliah umum kepada mahasiswa Program Magister dan Doktor IAIN Langsa dengan tema “Masa Depan Pendidikan Islam di Era Transformasi Global” yang berlangsung di Aula Gedung Kuliah Terpadu.
Dalam kesempatan itu, Amien menekankan pentingnya penguatan ekosistem pendidikan Islam dalam menghadapi perkembangan teknologi dan tantangan keilmuan yang semakin kompleks.
Ia mendorong perguruan tinggi Islam untuk terus membangun tradisi intelektual serta menghasilkan sumber daya manusia yang memiliki kapasitas keilmuan dan mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat.
Sementara itu, Rektor IAIN Langsa, Prof. Dr. H. Ismail Fahmi Arrauf Nasution, MA, menyampaikan apresiasi kepada Menteri Agama RI, Sekretaris Jenderal, Dirjen Pendidikan Islam, Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam serta jajaran Kementerian Agama atas dukungan terhadap pengembangan IAIN Langsa.
Menurutnya, pembangunan fasilitas melalui SBSN tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi harus dibarengi dengan peningkatan kualitas akademik, pelayanan pendidikan dan prestasi institusi.
“Ini bukan sekadar soal datang. Kehadiran Bapak menjadi energi, motivasi, serta kekuatan optimistik bagi kami untuk terus melanjutkan ikhtiar peningkatan kualitas pendidikan,” ujar Prof. Ismail.
Peresmian gedung tersebut juga menjadi momentum penguatan pendidikan Pascasarjana di IAIN Langsa. Pada kesempatan yang sama, IAIN Langsa menerima izin operasional Program Doktor Studi Islam sekaligus memulai perkuliahan perdana bagi mahasiswa angkatan pertama.
Dengan bertambahnya fasilitas perkuliahan dan dibukanya jenjang pendidikan doktor, IAIN Langsa terus memperkuat perannya sebagai perguruan tinggi keagamaan Islam dalam menyediakan layanan pendidikan tinggi dan pengembangan keilmuan bagi masyarakat.
“Pembangunan Gedung Kuliah Terpadu melalui SBSN diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menunjang pendidikan, penelitian dan pengembangan keilmuan di IAIN Langsa,” pungkasnya.
Tidak ada komentar