Wali Kota Langsa Jeffry Sentana S Putra SE menyalurkan bantuan baju sekolah gratis do Kantor Camat Langsa Timur, Jumat (10/7/2026). Kota Langsa – Menjelang dimulainya tahun ajaran baru, senyum bahagia terpancar dari wajah 169 anak yatim piatu di Kecamatan Langsa Timur. Mereka kini dapat menyambut hari pertama sekolah dengan penuh percaya diri setelah menerima bantuan seragam sekolah gratis dari Pemerintah Kota Langsa melalui Program Unggulan LANGSA JUARA.
Program yang telah memasuki tahun kedua pelaksanaannya itu berlangsung di Kantor Camat Langsa Timur, Jumat (10/7/2026), dan menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kota Langsa dalam memastikan tidak ada anak yang kehilangan semangat belajar hanya karena keterbatasan ekonomi.
Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Wali Kota Langsa, Jeffry Sentana S. Putra, S.E., didampingi Ketua DPRK Langsa Melvita Sari, Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Langsa Irfan Arief, Kabag Prokopim Setdako Langsa Koko Hendrawansyah, Kabid Humas Diskominfo Muslim Ridwan, unsur Forkopimcam, para geuchik, Tuha Peut se-Kecamatan Langsa Timur, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Wali Kota Jeffry Sentana menyampaikan apresiasi kepada Camat Langsa Timur beserta seluruh geuchik yang terus bersinergi menjaga keberlangsungan program bantuan seragam sekolah bagi anak yatim piatu.
“Alhamdulillah, tahun ini kita kembali dapat melaksanakan program pembagian seragam sekolah gratis bagi anak yatim piatu. Selama saya diberi amanah memimpin Kota Langsa, program ini akan terus kita lanjutkan,” ujar Jeffry.
Menurutnya, setiap awal tahun ajaran baru menjadi masa yang cukup berat bagi banyak keluarga karena meningkatnya kebutuhan biaya pendidikan. Oleh sebab itu, kehadiran pemerintah harus mampu meringankan beban masyarakat sekaligus memastikan anak-anak tetap memiliki kesempatan belajar dengan layak.

“Seragam sekolah bukan sekadar pakaian, tetapi juga menjadi simbol semangat dan kepercayaan diri anak-anak untuk menggapai cita-cita. Semoga bantuan ini menjadi amal jariyah bagi kita semua,” tuturnya.
Jeffry juga memberikan apresiasi kepada seluruh pemerintah gampong yang telah mengalokasikan sebagian Dana Desa untuk mendukung program tersebut. Ia menilai sinergi antara Pemerintah Kota dan pemerintah gampong menjadi kunci agar perhatian terhadap anak yatim terus berkelanjutan.
Ia meminta seluruh camat dan geuchik untuk tetap menganggarkan bantuan seragam sekolah melalui APBG setiap tahunnya agar program ini terus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Jangan lupa menganggarkan bantuan seragam bagi anak yatim piatu setiap pembahasan APBG. Insyaallah dalam beberapa hari ke depan siswa SD dan SMP di Kota Langsa juga akan kembali menerima bantuan seragam melalui sekolah masing-masing,” jelasnya.
Di hadapan para penerima bantuan, Wali Kota turut memohon doa agar senantiasa diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan amanah, sehingga setiap program pemerintah benar-benar membawa manfaat bagi masyarakat.

Ia pun berpesan kepada anak-anak penerima bantuan agar terus belajar dengan sungguh-sungguh, menghormati orang tua dan guru, serta tidak pernah berhenti mengejar cita-cita.
Sementara itu, Camat Langsa Timur Yunita Silvia mengatakan bahwa sebanyak 169 anak yatim piatu dari seluruh gampong di Kecamatan Langsa Timur menerima bantuan seragam sekolah untuk jenjang SD hingga SMP, baik negeri maupun swasta.
Menurutnya, kehadiran langsung Wali Kota Langsa dan Ketua DPRK menjadi motivasi tersendiri bagi seluruh aparatur kecamatan dan pemerintah gampong untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
“Kami berharap program ini terus berlanjut karena manfaatnya sangat dirasakan masyarakat. Seluruh geuchik juga kami instruksikan agar penyaluran bantuan diselesaikan paling lambat Sabtu dan Minggu, sehingga seluruh anak sudah dapat mengenakan seragam baru pada hari pertama masuk sekolah, Senin (13/7/2026),” ungkap Yunita.
Program ini menjadi gambaran bahwa kepedulian pemerintah tidak berhenti pada pembangunan fisik semata. Di balik setiap seragam yang dibagikan, tersimpan harapan agar anak-anak yatim piatu tetap memiliki kesempatan yang sama untuk belajar, tumbuh, dan meraih masa depan yang lebih baik. Dengan semangat LANGSA JUARA, Pemerintah Kota Langsa ingin memastikan bahwa tidak ada satu pun anak yang tertinggal dalam menggapai pendidikan.
Tidak ada komentar