Car Free Day Langsa Hadirkan Manfaat Nyata, Gerakan Pangan Murah Disambut Antusias Masyarakat

waktu baca 3 menit
Minggu, 28 Jun 2026 05:17 157 Redaksi

Kota Langsa – Kawasan Lapangan Merdeka, Kota Langsa, dipadati warga yang memanfaatkan momentum Car Free Day (CFD), tidak sekedar menjadi ajang berolahraga, kegiatan rutin akhir pekan ini juga menjelma sebagai ruang kebersamaan yang menghadirkan beragam layanan, hiburan, hingga Gerakan Pangan Murah untuk membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga, Minggu (28/6/2026).

Sejak pagi, suasana penuh semangat tampak mewarnai kawasan CFD. Masyarakat dari berbagai kalangan mengikuti jalan santai, senam sehat, menikmati hiburan musik, hingga mengunjungi stan-stan UMKM yang menawarkan berbagai produk unggulan lokal.

Kehangatan interaksi antara warga, pelaku usaha, komunitas, dan pemerintah semakin memperkuat fungsi CFD sebagai ruang publik yang inklusif dan produktif.

Sejumlah instansi turut menghadirkan layanan bagi masyarakat. Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Langsa menggelar aksi donor darah dengan berbagai doorprize menarik.

Wali Kota Langsa Jeffry Sentana S Putra SE saat tinjau stand DPPKP Gelar Pangan Murah di komuditi daging ayam.

Kantor Imigrasi Kelas II TPI Langsa membuka layanan pembuatan paspor bagi Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI), sementara Kodim 0104/Aceh Timur menyediakan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis.

Tak ketinggalan, Yakult turut berbagi produk gratis kepada masyarakat sekaligus memperkenalkan varian rasa terbarunya.

Salah satu stan yang paling ramai dikunjungi warga adalah Gerakan Pangan Murah (GPM) yang diselenggarakan Pemerintah Kota Langsa melalui Dinas Pangan, Pertanian, Kelautan, dan Perikanan.

Program ini menghadirkan berbagai kebutuhan pokok berkualitas dengan harga bersubsidi sebagai upaya menjaga daya beli masyarakat sekaligus membantu pengendalian inflasi daerah.

Stand UDD PMI Kota Langsa saat menyerahkan hadiah Doorprize pada pendonor.

Gerakan Pangan Murah berlangsung selama dua hari, 28–29 Juni 2026, dengan berbagai komoditas yang dijual di bawah harga pasar, diantaranya telur Rp.42.000 per papan, cabai rawit Rp.32.000 per kilogram, cabai merah Rp.40.000 per kilogram, cabai hijau Rp.24.000 per kilogram, bawang merah Rp29.000 per kilogram, bawang putih Rp.35.000 per kilogram, serta ayam potong Rp.19.000 per kilogram.

Wali Kota Langsa, Jeffry Sentana S. Putra, mengatakan bahwa Car Free Day merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota Langsa dalam menghadirkan ruang publik yang sehat, inklusif, sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Car Free Day bukan hanya tentang olahraga. Ini adalah ruang kebersamaan, berbagai pelayanan, sekaligus ruang kepedulian. Karena itu, kami juga menghadirkan Gerakan Pangan Murah agar masyarakat tidak hanya pulang dengan tubuh yang lebih sehat, tetapi juga memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” ujarnya.

Masyarakat Kota Langsa saat jalan sehat di Car Free Day dan menikmati produk UMKM.

Menurutnya, Gerakan Pangan Murah menjadi salah satu langkah konkret pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat melalui penyediaan bahan pangan berkualitas dengan harga yang lebih terjangkau.

Di akhir kegiatan, Wali Kota juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh instansi, komunitas, pelaku UMKM, dunia usaha, serta berbagai pihak yang telah berkolaborasi menyukseskan Car Free Day.

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah bersama-sama menjadikan Car Free Day sebagai ruang yang menghadirkan kesehatan, kebersamaan, pelayanan, dan manfaat bagi masyarakat Kota Langsa. Semoga kolaborasi ini terus terjaga dan semakin baik kedepannya,” pungkasnya.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA