PTPN I, Subholding Perkebunan Nusantara Dorong Mitra Binaan Tembus Kompetisi Kopi Dunia

waktu baca 3 menit
Kamis, 16 Apr 2026 12:55 3 Redaksi

JAKARTA – PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I), Subholding Perkebunan Nusantara, terus mendorong penguatan hilirisasi komoditas melalui pembinaan mitra. Salah satu hasilnya ditunjukkan oleh Dedi Ramdani, peracik kopi spesial mitra binaan PTPN I Regional 2, yang meraih silver winner pada ajang Dry Arabica Champions Session 5 di Jakarta, akhir Januari 2026.

Dari kompetisi tingkat nasional tersebut, Dedi berhak melaju ke kejuaraan tingkat dunia yang akan berlangsung di Manila, Filipina pada Maret 2026. Pria yang telah menjadi mitra PTPN I sejak 2002 itu fokus pada pengolahan pascapanen kopi. Untuk menghasilkan kualitas terbaik, ia memilih bahan baku dari kebun di sekitar tempat tinggalnya di Pangalengan, Kabupaten Bandung.

“Alhamdulillah, atas dukungan penuh dari PTPN (PTPN I Regional 2), saya bisa sampai di sini. Saya sudah menjadi mitra binaan PTPN sejak 20 tahun yang lalu, tepatnya tahun 2002. Saya dibina, dipinjami modal usaha, dan mendapat banyak kesempatan untuk pameran dan ikut berbagai even. Salah satunya even ini. Alhamdulillah saya lolos untuk maju ke level internasional Maret nanti,” kata Dedi Ramdani di Bandung.

Keberhasilan ini tidak hanya menghadirkan prestasi nasional, tetapi juga menjadi tiket bagi kopi Indonesia untuk melaju ke babak final dunia. Dengan teknik natural anaerob yang digunakan, Dedi akan bersaing dengan para peracik kopi kelas dunia.

Prestasi tersebut diraih melalui proses seleksi ketat sejak November 2025, dengan persaingan dari 70 pengolah kopi terbaik dari seluruh Indonesia. Kopi olahan Dedi mencatatkan skor 83,64, yang termasuk kategori specialty coffee dengan standar tinggi.

Direktur Utama PTPN I, Teddy Yunirman Danas, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan bagian dari implementasi strategi hilirisasi yang dijalankan perusahaan sebagai bagian dari Holding Perkebunan Nusantara.

“Pencapaian Pak Dedi adalah bukti konkret implementasi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto terkait penguatan ekonomi kerakyatan dan hilirisasi produk pertanian. Kami di PTPN I tidak hanya fokus pada produksi hulu, tetapi juga memastikan petani/ mitra binaan kami memiliki keahlian pasca-panen tingkat tinggi agar produk mereka memiliki nilai tambah yang luar biasa di pasar global,” kata Teddy Yunirman Danas di Jakarta, Rabu (11/2/26).

Region Head PTPN I Regional 2, Desmanto, menambahkan bahwa pendampingan terhadap mitra binaan akan terus diperkuat guna menjaga keberlanjutan prestasi tersebut.

“Kami di Regional 2 sangat bangga melihat mitra binaan kami melaju ke Filipina. Kami telah mendampingi perjalanan Dedi sejak lama, dan pencapaian skor 83,64 dalam kategori specialty coffee adalah bukti kualitas kopi Pangalengan yang luar biasa. Kami siap mendukung penuh kebutuhan teknis maupun promosi untuk laga dunia nanti,” ungkap Desmanto.

Secara ekonomi, kualitas kopi yang dihasilkan juga telah teruji di pasar. Produk kopi Dedi diminati berbagai kafe di Indonesia dengan harga mencapai Rp300.000 per kilogram, menunjukkan daya saing tinggi di segmen specialty coffee.

Bagi Dedi, perjalanan panjang sebagai mitra binaan PTPN I menjadi faktor penting dalam pencapaian saat ini. “Saya sangat berterima kasih atas dukungan PTPN I selama ini. Selain permodalan, kami dibekali pelatihan teknis dan dilibatkan dalam berbagai event strategis. Dukungan inilah yang membuat brand kami dikenal dan membuka jalan bagi kami untuk masuk ke pasar internasional. Kemenangan ini adalah kemenangan bersama untuk seluruh petani binaan PTPN,” kata Dedi.

Ke depan, keberhasilan ini diharapkan semakin meningkatkan kepercayaan pasar terhadap kualitas kopi Indonesia, sekaligus memperkuat peran PTPN I dalam mendorong hilirisasi dan pengembangan komoditas perkebunan berbasis nilai tambah.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA