Kondisi buku-buku di Kantor Perpustakaan 90 % rusak akibat bencana banjir, Senin (12/01/2026), dok/Hengki. Kota Langsa – Sebanyak lebih kurang puluhan ribu buku di perpustakaan Kota Langsa rusak akibat bencana hidrometeorologi banjir dan longsor pada 26 November 2025 lalu.
Plt Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Langsa, Jeffrany, SSTP menyebutkan di perpustakaan Kota Langsa terdapat kurang lebih 70 ribuan buku.
“Pada November 2025 lalu, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Langsa turut terdampak bencana, sekitar 90% buku yang tersedia rusak terendam banjir,” ujar Jeffrany, Senin, (12/01/2026).
“Hingga kini belum dapat dipastikan jumlah buku yang terendam, masih ada sekitar 10% yang diselamatkan, namun kondisinya juga tidak layak dan perlu pengadaan kembali buku baru,” terangnya.
Tak hanya buku, komputer dan meja pelayanan perpustakaan juga terendam banjir, sementara ini pustaka Langsa hanya melayani pengembalian buku dari peminjam, sementara untuk meminjam buku belum dapat berjalan.

Petugas di Perpustakaan Kota Langsa kerja dengan memanfaatkan fasilitas seadanya.
Pustakawan Verifikasi Pustaka Gampong, Arsiparis Verifikasi Arsip OPD se Kota Langsa
Jeffrany juga menyebutkan, selain buku, arsip juga banyak yang terdampak banjir. Tim arsip saat ini sedang melakukan verifikasi kelayakan arsip yang masih dapat diselamatkan.
“Tim juga melakukan upaya penyelamatan arsip kepada semua OPD di Kota Langsa,” ucapnya.
Pihaknya hingga kini melalui tim sedang berkoordinasi pada dinas-dinas, upaya pendataan arsip pada semua OPD di Kota Langsa.
Sementara itu, sambung Jeffrany, Pustakawan sedang melakukan pendataan terhadap pustaka Gampong dalam wilayah Kota Langsa.
Pelayanan Terbatas, Mobiler Rusak
Pelayanan masih sangat terbatas, alat-alat kerja seperti meja, kursi dan komputer banyak rusak, banjir lalu rak buku hampir seluruhnya terendam.
“Dengan keterbatasan alat kerja yang tersedia, saat ini ASN bekerja di lantai menggunakan alas seadanya,” pungkas Jeffrany.
Tidak ada komentar