Wali murid beserta dewan guru saat mendampingi murid pawai alegoris HUT ke-81 RI di Lapangan Merdeka, Sabtu (22/8/2026). Kota Langsa – Ratusan murid Raudhatul Athfal (RA) se-Kota Langsa memeriahkan pawai alegoris dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 di Lapangan Merdeka Langsa, Sabtu (22/8/2026).
Pawai yang diikuti murid dari 14 RA di bawah binaan Kementerian Agama (Kemenag) tersebut berlangsung meriah. Para peserta yang mayoritas masih berusia balita tampil menggemaskan dengan mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia hingga seragam dinas TNI dan Polri.
Sejak sekitar pukul 08.00 WIB, ratusan murid bersama guru dan wali murid telah memadati kawasan Lapangan Merdeka. Antusiasme juga terlihat dari masyarakat yang datang untuk menyaksikan penampilan anak-anak dalam pawai tersebut.
Kehadiran para murid usia dini dengan beragam busana membuat pawai kali ini memiliki daya tarik tersendiri. Anak-anak tampil dengan pakaian adat Aceh, Jawa dan sejumlah daerah lainnya, serta sebagian mengenakan pakaian menyerupai seragam TNI dan Polri.
Kepala RA Baitul Quran Langsa, Vera Aslina, mengatakan pihaknya bersyukur dan bangga melihat antusiasme anak didiknya mengikuti kegiatan tersebut.
Menurutnya, pawai alegoris tidak hanya menjadi kegiatan untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan RI dan HAN, tetapi juga menjadi sarana pendidikan bagi anak sejak dini untuk mengenal keberagaman budaya Indonesia.
“Alhamdulillah, meskipun capek mengejar anak-anak ke sana kemari, semuanya terbayarkan ketika melihat keceriaan mereka berkumpul bersama murid dari sekolah lainnya,” ujar Vera.
Ia menambahkan, kegiatan di luar sekolah seperti pawai memberikan pengalaman langsung kepada anak-anak mengenai pentingnya kebersamaan, persatuan dan sikap saling menghormati di tengah keberagaman.
“Kami mengajarkan anak-nak untuk mengenal keberagaman budaya melalui pakaian adat dari berbagai daerah. Terima kasih kepada para wali murid yang telah mendukung anak-anak mengikuti kegiatan ini,” katanya.
Sementara itu, seorang warga, Fatin, mengaku sengaja datang ke Lapangan Merdeka untuk menyaksikan pawai tersebut. Ia menilai penampilan para murid RA terlihat menggemaskan sekaligus menarik perhatian masyarakat.
“Mereka begitu imut dan lucu sekali kita lihat, ada yang menggunakan pakaian adat seperti Aceh dan Jawa, serta seragam TNI dan Polri,” ujarnya.
Pawai alegoris tersebut sekaligus menjadi momentum bagi para murid, guru, wali murid dan masyarakat untuk menanamkan semangat nasionalisme, mengenalkan keberagaman budaya sejak dini, serta menyemarakkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dan Hari Anak Nasional ke-42 di Kota Langsa.
Tidak ada komentar