Kirab Bendera 81 Meter Kobarkan Semangat Kemerdekaan di Kota Langsa

waktu baca 3 menit
Sabtu, 15 Agu 2026 13:28 85 Redaksi

Kota Langsa – Semangat nasionalisme dan persatuan mewarnai Pawai Kirab Bendera Merah Putih sepanjang 81 meter dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Merdeka Kota Langsa, Sabtu (15/8/2026).

Kirab tersebut dipimpin langsung Wali Kota Langsa Jeffry Sentana S Putra. Sementara Komandan Pasukan Kirab dipercayakan kepada Danramil 02/Kota Langsa Kodim 0104/Aceh Timur, Kapten Inf Edi Chandra.

Kegiatan turut diikuti unsur Forkopimda, Ketua MPU, MAA, MPD, Baitul Mal, Mahkamah Syar’iyah, rektor, Sekda, para asisten, staf ahli, pimpinan OPD, camat, personel Kompi II Batalyon B Brimob Aramiyah, Danyonif 111/Raider, Dansubdenpom Langsa, Dantim Tepbek, instansi vertikal, BUMN, BUMD, KNPI, ASN, mahasiswa, pelajar serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Jeffry mengatakan kirab bendera bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum untuk menghidupkan kembali semangat perjuangan, memperkuat persatuan dan menumbuhkan kecintaan terhadap tanah air.

“Bendera Merah Putih yang kita kirab hari ini adalah simbol perjuangan dan pengorbanan para pahlawan bangsa. Kemerdekaan bukanlah hadiah, tetapi hasil perjuangan yang harus kita jaga dan isi dengan kerja nyata,” tegas Jeffry.

Bendera raksasa yang dikirab memiliki panjang 81 meter dan lebar 8 meter. Ukuran tersebut mengandung makna simbolis, yakni panjang 81 meter merepresentasikan usia kemerdekaan Indonesia, sedangkan lebar 8 meter melambangkan bulan Agustus sebagai bulan bersejarah bagi bangsa Indonesia.

Menurut Jeffry, warna merah pada bendera mencerminkan keberanian dan semangat pantang menyerah, sedangkan warna putih melambangkan ketulusan, kejujuran dan kemurnian dalam pengabdian kepada bangsa dan negara.

“Ketika bendera raksasa ini dibawa secara bersama-sama, pesannya jelas: menjaga Indonesia bukan tugas satu golongan, tetapi tanggung jawab seluruh elemen bangsa,” ujarnya.

Usai dilepas Wali Kota Langsa, bendera raksasa tersebut diarak dari Lapangan Merdeka menyusuri Jalan WR Supratman, Jalan Panglima Polem dan Jalan Cut Nyak Dhien, sebelum kembali ke Lapangan Merdeka.

Kirab tersebut menjadi simbol persatuan sekaligus menghadirkan semangat kemerdekaan di tengah masyarakat Kota Langsa.

Jeffry juga menegaskan bahwa Lapangan Merdeka bukan sekadar ruang publik, tetapi memiliki nilai sejarah dalam perjalanan Kota Langsa. Kawasan tersebut telah berkembang sejak masa kolonial dan setelah kemerdekaan menjadi salah satu ruang penting bagi masyarakat, termasuk dalam merekam perjalanan perjuangan mempertahankan kemerdekaan.

Di hadapan peserta kirab, Jeffry mengajak masyarakat, terutama generasi muda, untuk terus menjaga semangat Bhinneka Tunggal Ika, menghormati perbedaan, menjauhi provokasi dan perpecahan, serta memanfaatkan teknologi dan media sosial untuk kegiatan yang positif.

“Kota Langsa adalah rumah kita bersama. Keberagaman harus menjadi kekuatan untuk membangun kota yang maju, sejahtera, religius dan bermartabat,” katanya.

Jeffry turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, peserta, TNI-Polri, perangkat daerah, relawan, komunitas dan masyarakat yang telah mendukung suksesnya pelaksanaan kirab.

“Pawai Kirab Bendera Merah Putih sepanjang 81 meter tersebut menjadi salah satu rangkaian penting peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kota Langsa, sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat persatuan dan mengisi kemerdekaan melalui karya nyata,” pungkasnya.

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Merdeka!

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA