Auliaurrahman, SH, MH. Aceh Tamiang – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan putra daerah Aceh Tamiang di kancah nasional. Auliaurrahman, S.H., M.H., dosen Program Studi Hukum Fakultas Hukum Universitas Samudra (Unsam), berhasil meraih Juara 3 Lomba Artikel Hukum Nasional yang diselenggarakan Lembaga Bantuan Hukum Pimpinan Pusat (LBH PP) Gerakan Pemuda (GP) Ansor.
Selain dikenal sebagai akademisi, Auliaurrahman juga merupakan kader Pimpinan Cabang (PC) GP Ansor Kabupaten Aceh Tamiang. Prestasi tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa gagasan dan literasi hukum dari daerah mampu bersaing dan mendapat pengakuan di tingkat nasional.
Lomba Artikel Hukum Nasional tersebut digelar dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus menyambut Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU).
Kompetisi mengusung tema “Kader Hukum Berdaya, Merawat Marwah Bangsa dan Ulama” dengan tagline “Dari Pena Kader, untuk Keadilan Bangsa.”
Berlangsung pada 5-27 Agustus 2026 itu terbuka bagi anggota dan kader GP Ansor dari seluruh Indonesia. Para peserta ditantang menuangkan pemikiran, gagasan, serta analisis terhadap persoalan hukum aktual melalui tulisan populer yang mudah dipahami masyarakat.
Dalam kompetisi tersebut, Juara 1 diraih Dr. A.M. Najich Syamsuddini, S.H., M.H. dari PC GP Ansor Kabupaten Pasuruan, sedangkan Juara 2 diraih Wahyudi Sahri, S.H.I., M.H. dari PC GP Ansor Kota Makassar. Sementara posisi Juara 3 berhasil diamankan Auliaurrahman dari PC GP Ansor Kabupaten Aceh Tamiang.
Proses penilaian dilakukan oleh tim juri yang memiliki latar belakang akademisi, praktisi hukum, advokat, serta tenaga ahli. Di antaranya H. Dendy Zuhairil Finsa, S.H., M.H. selaku Ketua LBH PP GP Ansor; Dr. Afdal Mahatta, S.H., M.H. selaku Tenaga Ahli Komisi III DPR RI; Herlin Susanto, S.H., M.H. selaku Kurator dan Managing Partner Law Firm ASP; H. Nanang Syaiful Ghozie, S.H., M.H. selaku senior advokat dan ahli pidana; Dr. Rangga Afianto, S.H., M.H. selaku praktisi hukum dan ahli kepolisian; serta Muanas Alaidid, S.H., CTL. selaku advokat senior dan ahli legal corporate.
Auliaurrahman pada media Rabu (2/9/2026) menyampaikan bahwa artikel yang mengantarkan ia meraih prestasi nasional itu berjudul “Peran Strategis Kader Ansor dalam Mengawal Partisipasi Publik pada Pemilu 2029.”
Tulisan tersebut mengupas posisi strategis GP Ansor dalam mengawal demokrasi konstitusional serta mendorong partisipasi publik yang bermakna menuju Pemilu 2029, terutama pasca terbitnya Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 135/PUU-XXII/2024.
Dalam artikelnya, Auliaurrahman menekankan pentingnya keterlibatan kader dalam menjaga kualitas demokrasi, supremasi hukum, dan ruang partisipasi masyarakat.
“Mengawal demokrasi konstitusional dengan partisipasi publik yang bermakna pada hakikatnya adalah wujud nyata merawat marwah bangsa, ulama, dan keutuhan negara,” tulis Auliaurrahman dalam bagian penutup artikelnya.
Bagi Auliaurrahman, capaian tersebut tidak sekadar menjadi penghargaan pribadi, tetapi juga menjadi ruang untuk menunjukkan bahwa kader hukum di daerah memiliki kemampuan melahirkan gagasan yang relevan dengan persoalan kebangsaan.
Di luar aktivitasnya sebagai dosen Fakultas Hukum Unsam dan kader GP Ansor Aceh Tamiang, Auliaurrahman juga dipercaya sebagai Wakil Ketua Bidang Agama DPD KNPI Kota Langsa.

Sementara itu, LBH PP GP Ansor menyebut lomba tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kapasitas dan literasi hukum kader, sekaligus membuka ruang bagi lahirnya gagasan hukum yang aktual, tajam, dan membumi.
Kegiatan ini juga diharapkan mampu memperluas jaringan kader hukum GP Ansor serta mendorong tumbuhnya tradisi literasi hukum populer yang tidak hanya kuat secara analitis, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat.
Ke depan, LBH PP GP Ansor berharap kompetisi serupa dapat terus digelar sebagai wadah bagi kader untuk mengasah kepekaan terhadap berbagai persoalan hukum aktual sekaligus menuangkannya dalam karya tulis yang konstruktif.
Prestasi Auliaurrahman menjadi catatan tersendiri bagi Aceh Tamiang: dari daerah, sebuah gagasan hukum mampu menembus panggung nasional dan membawa nama kader serta akademisi Aceh ke tingkat Indonesia.
Tidak ada komentar