Flater imbauan DLH Kota Langsa, (Ilustrasi AI). Kota Langsa – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Langsa mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem berupa hujan lebat yang disertai angin kencang yang dapat terjadi sewaktu-waktu di wilayah Kota Langsa.
Cuaca ekstrem berpotensi menimbulkan berbagai dampak, seperti pohon tumbang, banjir, genangan air, hingga gangguan aktivitas masyarakat. Oleh karena itu, peran aktif seluruh warga sangat dibutuhkan dalam menjaga keselamatan diri, keluarga, serta lingkungan sekitar.
Kepala DLH Kota Langsa Aulia Syahputra, S.STP, MSP, Kamis (04/6/2026), mengajak masyarakat untuk selalu memperhatikan kondisi cuaca dan menghindari aktivitas di lokasi yang berisiko saat hujan deras dan angin kencang terjadi.
“Warga juga diimbau untuk tidak berteduh di bawah pohon besar atau baliho yang rentan roboh akibat terpaan angin,” ajaknya.
Selain itu, masyarakat diminta rutin membersihkan saluran air dan drainase di lingkungan masing-masing guna mencegah terjadinya penyumbatan yang dapat menyebabkan banjir dan genangan. Barang-barang yang berada di luar rumah juga perlu diamankan agar tidak terbawa angin dan membahayakan pengguna jalan.
DLH Kota Langsa juga mengingatkan masyarakat agar segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan pohon yang tumbang atau pohon yang berpotensi membahayakan keselamatan warga. Langkah cepat dan koordinasi yang baik diharapkan dapat meminimalisir risiko serta dampak yang ditimbulkan akibat cuaca ekstrem.
“Mari bersama-sama meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan menjaga keselamatan bersama. Dengan kewaspadaan dan gotong royong, kita dapat menciptakan Kota Langsa yang aman, nyaman, dan tangguh menghadapi berbagai kondisi cuaca,” demikian imbauan DLH Kota Langsa.
Cuaca ekstrem dapat terjadi kapan saja. Karena itu, masyarakat diharapkan tetap siaga, peduli, dan terus menjaga kebersihan lingkungan demi mewujudkan Kota Langsa yang bersih, sehat, serta bebas dari risiko bencana akibat perubahan cuaca.
Tidak ada komentar