HMI Cabang Langsa Sampaikan Pokok Pikiran Demi Menjaga Integritas Institusi TNI

waktu baca 3 menit
Kamis, 9 Jul 2026 17:25 77 Redaksi

Kota Langsa – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Langsa menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam menjaga integritas institusi Tentara Nasional Indonesia (TNI) melalui penyampaian sejumlah pokok pikiran kepada jajaran TNI.

Ketua HMI Cabang Langsa, Abdi Maulana, bersama para Ketua Komisariat se-Kawasan Cabang Langsa, yakni Vemansyah (Ketua HMI Fakultas Hukum Universitas Samudra), Baldan (Ketua HMI Fakultas Ekonomi Universitas Samudra), dan Rifqi (Ketua HMI FKIP Universitas Samudra), melakukan kunjungan silaturahmi ke Markas Kodim 0104/Aceh Timur, Kamis (9/7/2026).

Kedatangan rombongan HMI disambut langsung oleh Komandan Kodim 0104/Aceh Timur beserta jajaran. Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keterbukaan melalui dialog yang membahas berbagai persoalan kebangsaan, termasuk dinamika implementasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia Tahun 2026.

Diskusi yang berlangsung cukup panjang itu menjadi ruang bertukar gagasan antara HMI dan jajaran Kodim untuk mencari solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi bangsa, sekaligus memperkuat sinergi antara kalangan mahasiswa dengan institusi pertahanan negara.

Abdi Maulana pada media menyampaikan bahwa langkah tersebut dinilai sebagai bentuk tanggung jawab moral organisasi dalam mendukung penguatan institusi negara sekaligus menyukseskan implementasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia.

“Sebagai organisasi kader dan organisasi perjuangan, HMI memandang bahwa hubungan historis antara HMI dan TNI memiliki ikatan yang erat,” jelasnya.

Abdi juga memaparkan bahwa HMI dan TNI telah tercatat dalam sejarah, khususnya pada masa gejolak G30S/PKI, TNI disebut memiliki peran penting dalam menjaga dan melindungi keberlangsungan organisasi HMI dari berbagai upaya pembubaran yang dilakukan oleh PKI.

Berangkat dari sejarah tersebut, lanjut Abdi, HMI menilai bahwa setiap upaya yang berpotensi mencederai nama baik maupun integritas institusi TNI harus disikapi secara bijaksana.

“HMI juga menyatakan kesiapan untuk menjadi salah satu elemen masyarakat yang berpartisipasi aktif dalam menjaga kepercayaan publik terhadap TNI,” tegasnya.

Sebagai bentuk tindak lanjut, HMI Cabang Langsa menyerahkan dokumen berisi pokok-pokok pikiran kepada Komandan Kodim 0104/Aceh Timur.

Dokumen tersebut diharapkan dapat diteruskan kepada pimpinan TNI di tingkat provinsi maupun pusat sebagai bahan pertimbangan dalam proses penyusunan dan pengambilan kebijakan strategis.

Melalui langkah tersebut, HMI Cabang Langsa berharap aspirasi dan gagasan yang disampaikan dapat memberikan kontribusi positif bagi penguatan profesionalisme, integritas, serta kepercayaan masyarakat terhadap institusi TNI sebagai garda terdepan dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Adapun pokok-pokok pikiran yang disampaikan HMI Cabang Langsa meliputi:

1. Menolak keras adanya komersialisasi Asta Cita Presiden yang dapat merusak integritas serta mengurangi kepercayaan masyarakat terhadap institusi TNI.

2. Mendesak Presiden Republik Indonesia, Panglima TNI, dan Pangdam Iskandar Muda untuk lebih masif mensosialisasikan UU TNI Tahun 2025 selaras atas revisi UU Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI, terkhusus kepada institusi TNI itu sendiri.

3. Mendukung penuh keterlibatan TNI dalam Asta Cita Presiden RI sebagai alat pertahanan negara, menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan, dan melindungi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

4. Mengecam keterlibatan penuh TNI dalam urusan keagamaan, akuntansi dalam sektor publik, pembangunan fisik, dan praktik komersialisasi birokrasi.

HMI Cabang Langsa menegaskan bahwa penyampaian pokok-pokok pikiran tersebut merupakan wujud nyata peran mahasiswa sebagai mitra kritis dan konstruktif dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Organisasi berharap sinergi yang terbangun antara kalangan akademisi, mahasiswa, dan institusi TNI dapat terus diperkuat demi menjaga keutuhan NKRI, meningkatkan profesionalisme prajurit, serta memperkokoh kepercayaan masyarakat terhadap Tentara Nasional Indonesia,” pungkasnya.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA