Peringati HBI ke-76, Aksi Kemanusiaan Imigrasi Langsa Gelar Donor Darah

waktu baca 2 menit
Selasa, 20 Jan 2026 14:17 31 Redaksi

Kota Langsa – Menyemarakkan peringatan Hari Bakti Imigrasi (HBI) ke-76 tahun 2026, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Langsa menggelar aksi kemanusiaan berupa donor darah pada Selasa (20/1/2026).

Kegiatan yang mengusung semangat ‘Imigrasi Berbakti, Indonesia Maju’ sebagai bentuk kepedulian sesama ini berlangsung khidmat di aula kantor setempat, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Gampong Jawa Muka, Kecamatan Langsa Kota.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Langsa, Indra Sakti Suhermansyah, mengatakan bahwa donor darah ini merupakan agenda rutin tahunan yang menjadi wujud nyata kehadiran Imigrasi di tengah masyarakat, tidak hanya dalam pelayanan keimigrasian tetapi juga dalam aspek sosial dan kemanusiaan.

“Peringatan HBI ke-76 ini adalah momentum bagi pihaknya untuk menebar kebermanfaatan,” ujar Indra Sakti di sela-sela kegiatan.

Setetes darah yang disumbangkan hari ini adalah harapan besar bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan di rumah sakit. Ini bentuk pengabdian mereka untuk menolong orang lain dan kemanusiaan.

Aksi ini diikuti dengan antusias oleh seluruh jajaran pegawai Imigrasi Langsa, anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP), serta perwakilan dari instansi vertikal terkait lainnya.

Peserta donor darah saat mendaftar dan screening.

Indra menjelaskan, bahwa para peserta sebelum mendonorkan darah, menjalani pemeriksaan kesehatan ketat oleh tim medis untuk memastikan kelayakan kondisi fisik.

“Melalui sinergi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Langsa, kantong-kantong darah yang terkumpul diharapkan dapat membantu memenuhi ketersediaan stok darah di wilayah Langsa dan sekitarnya,” harap Indra.

Selain donor darah, rangkaian HBI ke-76 di Kantor Imigrasi Langsa juga diisi dengan berbagai kegiatan positif lainnya, seperti bakti sosial dan puncaknya upacara peringatan pada 26 Januari mendatang.

“Semangat ‘Imigrasi Baru, Indonesia Maju’ diharapkan terus terpatri dalam setiap langkah pelayanan yang diberikan kepada masyarakat,” pungkasnya.

Diketahui jumlah peserta 22 orang, yang berhasil mendonorkan darah 11 orang, lainnya gagal screening karena hb dan tensi ada yang rendah dan tinggi.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA