Pemko Langsa Salurkan 71 Ekor Sapi Bantuan Meugang Presiden ke 66 Gampong Didukung APBK 

waktu baca 2 menit
Rabu, 25 Mar 2026 02:00 11 Redaksi

Kota Langsa – Pemerintah Kota (Pemko) Langsa menyalurkan bantuan daging Meugang dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, kepada para camat dan geuchik di wilayah Kota Langsa.

Program ini didanai melalui APBN Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp.600.000.000 sebagai wujud kepedulian pemerintah sekaligus upaya memperkuat solidaritas sosial masyarakat pasca banjir yang melanda sejumlah wilayah beberapa hari lalu.

Selain itu, Pemko Langsa turut memberikan dukungan anggaran sebesar Rp.429.500.000 yang bersumber dari APBK Kota Langsa Tahun 2026. Total anggaran tersebut sepenuhnya dialokasikan untuk pengadaan sapi guna memastikan kualitas serta manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Plt. Kepala Dinas Pangan, Pertanian, Kelautan dan Perikanan (DPPKP) Kota Langsa Erni Yanti, S.STP, MSP, menyampaikan bahwa program ini bertujuan agar masyarakat terdampak tetap dapat merasakan tradisi Meugang sebagai bagian dari kearifan lokal Aceh, sekaligus menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H dengan penuh rasa syukur dan kebersamaan.

Sebanyak 71 ekor sapi didistribusikan kepada 66 gampong yang tersebar di 5 kecamatan di wilayah Kota Langsa. Dari jumlah tersebut, terdapat 5 gampong yang menerima tambahan masing-masing 1 ekor sapi karena jumlah penduduk yang lebih besar, yaitu Gampong Paya Bujok Seulemak, Paya Bujok Tunong, Jawa, Teungoh, dan Matang Seulimeng.

Tidak hanya itu, Erni Yanti menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat karena penyaluran bantuan belum dapat dilakukan pada H-1 sebagaimana direncanakan. Keterlambatan ini disebabkan keterbatasan waktu serta kendala dalam pengadaan sapi yang sesuai dengan spesifikasi kebutuhan, di tengah meningkatnya permintaan sapi lokal sejak Meugang Ramadan sebelumnya.

Ia pun menegaskan bahwa keterlambatan tersebut tidak disengaja, melainkan murni karena faktor teknis di lapangan.

Namun demikian, pada Rabu, 25 Maret 2026, penyaluran dan pemotongan sapi dapat dilaksanakan setelah digelarnya rapat koordinasi melalui zoom meeting bersama Forkopimda, OPD terkait, para geuchik, imeum mukim, serta camat se-Kota Langsa.

Keputusan pergeseran waktu penyaluran tersebut merupakan hasil kesepakatan bersama guna memastikan bantuan tersalurkan secara tepat sasaran serta memenuhi kebutuhan dan hak masyarakat penerima.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA