Jeffry Sentana Gandeng TNI AL kerahkan KRI SSA Dari Belawan ke Langsa

waktu baca 2 menit
Sabtu, 29 Nov 2025 13:03 388 Redaksi

Kota Langsa – Sebuah pemandangan tidak biasa akan terlihat di Pelabuhan Kuala Langsa. Sebuah Kapal Republik Indonesia (KRI) Sutedi Senoputra-378 akan bersandar bukan untuk misi tempur, melainkan untuk mengangkut Bantuan Pangan yang dibawa langsung oleh Wali Kota Langsa, Jeffry Sentana guna mengatasi krisis pangan pasca-banjir yang melanda kota Langsa, Sabtu (29/11/2025).

Terobosan dan respons cepat ditunjukkan Pemerintah Kota Langsa dalam menangani darurat banjir. Menyusul terisolirnya sejumlah wilayah akibat jalan darat yang terputus, Walikota Langsa, Jeffry Sentana, memutuskan untuk menggunakan jalur laut dengan Bantuan Dankoareal Laksda TNI AL Deny Septiana menggunakan KRI untuk mendistribusikan bantuan pangan ke Pelabuhan Kuala Langsa dari Belawan.

Jika tidak terkendala cuaca Kapal Perang TNI AL Sutedi Senoputra 378 itu diprediksi akan tiba di Kuala Langsa pada malam hari 29/11/2025, karena perjalanan membutuhkan waktu 7-8 Jam perjalanan, Logistik yang diangkut berupa bahan pokok seperti. Mie Instan 2000 Kotak, Telur 30.000 Butir, dan Peralatan Komunikasi Roater Starlink yang bakal digunakan untuk penanganan Dampak Banjir. Langkah ini dinilai sebagai solusi logistik via laut ini paling efektif untuk menjangkau kota Langsa yang tak bisa diakses melalui darat.

Jeffry mengatakan Dalam situasi darurat seperti ini, kami harus melakukan langkah cepat untuk berkoordinasi dan tidak bisa hanya bergantung pada jalan via darat, Jalan Lintas Nasional banyak yang terendam dan rusak parah (Terisolir). Penggunaan KRI ini adalah inisiatif kami bersama TNI AL untuk memastikan distribusi logistik bahan makanan tersalurkan dengan baik. Sebab keterbatasan pangan karena dampak banjir sudah mengkhawatirkan.

Banjir yang melanda Kota Langsa sejak lima hari lalu telah menyebabkan ribuan warga mengungsi, puluhan ribu rumah terendam, dan aktivitas perekonomian lumpuh. Distrik-distrik pesisir dan sepanjang sungai menjadi yang paling parah terdampak.

“Kami memohon Do’a agar dapat segera sampai di Pelabuhan Langsa, Kami akan segera buat langkah strategis agar komunikasi dapat kembali normal. Sehingga Kebutuhan pangan masyarakat langsa dapat dapat segera didistribusikan dan Kami Menargetkan besok Listrik dan Internet bisa normal kembali seluruhnya ” Tutup Jeffry

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA