Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Langsa, Indra Sakti Suhermansyah menyerahkan secara simbolis bantuan pembangunan sumur bor di Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis (12/2/2026). Kota Langsa – Kantor Imigrasi Kelas II TPI Langsa bantu sumur bor untuk warga yang terdampak banjir bandang di dua titik di Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis (12/2/2026).
Bantuan diterima oleh Datok Kampung Kota Lintang, Muhammad Fadil di lokasi Balai Pengajian (TPA) Raudhatul Islamiah Pimpinan Tgk. Abdussamad, Dusun Sa’adah, dan di Kampung Perdamaian, Kecamatan Kota Kuala Simpang.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Langsa, Indra Sakti Suhermansyah, mengatakan bahwa hari ini pihaknya telah menyerahkan bantuan sumur bor bagi korban terdampak bencana.
“Bantuan air bersih sangatlah berguna dan diperlukan oleh masyarakat Kabupaten Aceh Tamiang pascabencana banjir bandang,” ucapnya.
Indra Sakti menjelaskan, bahwa bantuan pembangunan sumur bor ini dari Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) RI, dalam rangkaian Peringatan Hari Bhakti Imigrasi ke-76 tahun 2026.
“Pembuatan sumur bor ini atas arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, bantuan ini tidak hanya di Aceh Tamiang dan Aceh saja, tapi juga untuk Sumatera Utara dan Sumatera Barat,” terang Indra.
Tampak antusias masyarakat dan sangat puas dengan adanya sumur bor ini, khususnya untuk mengatasi krisis air bersih pascabencana Aceh di penghujung November 2025 silam.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Langsa, Indra Sakti Suhermansyah bersama staf menyerahkan bantuan sumur bor.
Menurut Indra, bantuan sumur bor untuk mengatasi air bersih di Kabupaten Aceh Tamiang sebenarnya harus diperbanyak, khususnya sumur bor yang kedalamannya diatas 80 meter, bukan hanya sekitar 3 tombak (30 meter), sehingga bisa mendapatkan air yang bersih dan dapat dikonsumsi oleh masyarakat.
Sehingga sumur bor ini tidak hanya mengatasi air bersih pascabencana, namun kedepannya dapat digunakan masyarakat setelah keadaan normal kembali.
“Semoga sumur bor ini dapat bermanfaat bagi masyarakat sampai keadaan normal dan juga sumur bor seperti ini dapat diperbanyak sehingga warga Aceh Tamiang tidak kesusahan air bersih lagi,” Imbuhnya.
Indra juga mengucapkan terimakasih kepada karyawan Imigrasi Langsa, khususnya bagian umum karena telah membantu percepatan proses pembangunan sumur bor yang merupakan amanah dari Kantor Pusat untuk Aceh Tamiang.
“Bantuan sumur bor yang airnya bersih sangat berguna bagi masyarakat. Kita berharap bantuan ini dapat dijaga dan dimanfaatkan dengan sebaik mungkin,” pintanya.
Penyerahan sumur bor ditandai dengan tanda tangan berita acara penyerahan oleh Imigrasi Langsa kepada Datok Kampung Kota Lintang dan gunting pita bukti sumur bor mulai bisa digunakan, pungkasnya.
Turut hadir Ketua dan Pengurus Dharma Wanita Imigrasi Langsa, Para Kepala Seksi (Kasi) Imigrasi Langsa dan staf, serta perangkat Desa Kota Lintang dan guru TPA Raudhatul Islamiah.
Tidak ada komentar