Kota Langsa – Menutup lembaran tahun 2025 dengan penuh khidmat, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Langsa menunjukkan partisipasi aktif dalam kegiatan religius.
Jajaran pengurus Dekranasda hadir dan menyatu bersama jamaah dalam acara “Dzikir dan Doa Bersama Sambut Tahun Baru 2026” yang diselenggarakan oleh Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kota Langsa, Rabu (31/12/2025) malam.
Acara yang dipusatkan di Masjid Agung Darul Falah Kota Langsa dipandu Ustadz H. Nasruddin, M.Pd dan Tgk. Haizir Rizki Amiruddin, S.Th.I, ini menjadi momentum bagi Dekranasda untuk tidak hanya fokus pada pengembangan ekonomi kreatif dan kerajinan, tetapi juga memperkuat sisi spiritualitas serta sinergi antar lembaga di lingkungan Pemerintah Kota Langsa.
Kegiatan ini bukan sekadar seremoni pergantian tahun, melainkan menjadi momentum refleksi mendalam untuk mengenang 21 tahun tragedi tsunami Aceh dan pascabencana banjir, banjir bandang dan tanah longsor yang menerpa Sumatera Barat, Sumatera Utara dan Aceh.
Ketua Dekranasda Kota Langsa Ny Devi Ari Atmana Sentana di dampingi oleh Sekretaris Wieke Liyendawari SE, MM, menyampaikan bahwa partisipasi ini adalah bentuk rasa syukur atas kekuatan yang diberikan kepada masyarakat Aceh untuk bangkit pascabencana dan mengenang tragedi 21 tahun lalu bencana tsunami.
Menurutnya, kesuksesan sebuah daerah tidak hanya diukur dari kemajuan ekonominya, tetapi juga dari keberkahan dan ketenangan batin masyarakatnya.
“Malam ini kita melantunkan doa bukan hanya untuk keselamatan di tahun yang baru, tetapi juga sebagai bentuk penghormatan dan pengingat atas musibah tsunami 21 tahun silam dan bencana banjir, banjir bandang dan tanah longsor,” ujar Ny. Devi
Dekranasda Kota Langsa pun berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan yang mempererat ukhuwah serta membangun mentalitas masyarakat yang tangguh dan religius.

Proses melantunkan dzikir dan doa malam peringatan pergantian tahun dan mengenang 21 tahun Tsunami Aceh serta Bencana Baniir, Banjir Bandang dan Tanah Longsor.
Pihaknya hadir di sini untuk bersyukur atas segala pencapaian di tahun yang lalu dan memohon perlindungan serta keberkahan Allah SWT untuk menyongsong tahun 2026. Sinergi antara Dekranasda dan BKMT adalah wujud kolaborasi dalam membangun karakter masyarakat Langsa yang religius dan berbudaya.
Lantunan dzikir yang menggema di lokasi acara menciptakan suasana syahdu, membasuh hiruk-pikuk pergantian tahun dengan deru doa yang dipanjatkan untuk keselamatan bangsa, khususnya kemajuan Kota Langsa.
Ny. Devi menambahkan, bahwa partisipasi Dekranasda dalam kegiatan ini juga dinilai sebagai langkah strategis dalam mempererat tali silaturahmi dengan berbagai lapisan masyarakat yang tergabung dalam majelis taklim.
Acara yang diprakarsai oleh BKMT ini dinilai sukses menjadi alternatif positif bagi masyarakat dalam merayakan malam pergantian tahun. Alih-alih euforia yang berlebihan, masyarakat Kota Langsa lebih memilih bersimpuh, bersyukur, dan memohon keberkahan untuk tahun 2026 yang lebih baik.
Dengan semangat kebersamaan ini, Dekranasda Kota Langsa berharap nilai-nilai spiritual yang dipupuk malam ini dapat menjadi pondasi kuat dalam memajukan sektor kerajinan dan ekonomi masyarakat sepanjang tahun mendatang.
“Dengan semangat baru di tahun 2026, Dekranasda Kota Langsa berkomitmen untuk terus berinovasi memajukan UMKM lokal sembari tetap menjunjung tinggi nilai-nilai syariat Islam yang menjadi landasan hidup bermasyarakat di Kota Langsa,” ungkap Ny Devi diaminkan Wieke.
Acara yang berlangsung tertib dan penuh kekhusyukan ini ditutup dengan doa bersama, menandai optimisme baru bagi seluruh elemen kota dalam menghadapi tantangan dan peluang di tahun yang baru.
Tampak hadir Ketua DPRK Langsa, Ketua TP PKK Kota Langsa, Ketua Persit 0104/Aceh Timur, Ketua Bhayangkari Langsa, Ketua Dharmayukti Langsa, Sekda Kota Langsa, Para Ketua Organisasi Wanita beserta pengurus dan Ibu-ibu ASN dalam lingkungan Pemerintah Kota Langsa.
Tidak ada komentar