Jalan Berlumpur Hambat Akses Tak Surutkan Bea Cukai Langsa Salurkan Bantuan ke Korban Bencana Aceh Tamiang 

waktu baca 2 menit
Kamis, 11 Des 2025 02:59 49 Redaksi

Aceh Tamiang – Bea Cukai Langsa terus menunjukkan kepeduliannya terhadap korban-korban banjir bandang di Kabupaten Aceh Tamiang walau akses jalan penuh lumpur dan puing-puing tapi tak menyurutkan dalam menyalurkan bantuan pada Kamis (11/12/2025).

Tim relawan harus melewati medan yang berat dengan kondisi jalan penuh lumpur dan rumah warga yang porak-poranda akibat banjir bandang.

Kepala Bea Cukai Langsa Dwi Harmawanto, menjelaskan, bahwa perjalanan tim menuju lokasi penyaluran bantuan sangat menantang.

“Terutama jalan menuju Kecamatan Sekerak yang hanya dapat dilalui satu jalur mobil karena tertimbun lumpur tebal,” ucapnya.

Kondisi infrastruktur yang rusak dan pemukiman warga yang hancur menjadi pemandangan yang memprihatinkan di sepanjang perjalanan.

Dwi menambahkan, Alhamdulillah tim Bea Cukai Langsa berhasil menjangkau lima lokasi di Kabupaten Aceh Tamiang, yaitu; Dusun Pasar Batu di Desa Pantai Tinjau Kecamatan Sekerak, Dusun Tambak Kuta di Desa Alur Manis Kecamatan Rantau, Dusun Maju di Kampung Durian Kecamatan Rantau, Dusun Paya Puncong di Desa Simpang Empat Kecamatan Karang Baru, Dusun Perdagangan di Desa Upah Kecamatan Bendahara, dan Kampung Babo Kecamatan Bandar Pusaka.

“Rencana penyaluran bantuan ke Babo terpaksa dibatalkan karena akses jembatan menuju lokasi tersebut putus, sehingga tim tidak dapat melanjutkan perjalanan,” paparnya.

Bantuan yang disalurkan meliputi kebutuhan pokok dan perlengkapan darurat, antara lain beras, telur, mie instan, air mineral, biskuit, minyak goreng, susu formula, popok bayi, pakaian anak-anak, selimut, kain sarung, serta bubur dan biskuit untuk balita.

“Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban para korban banjir yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda,” harapnya

“Bea Cukai Langsa menegaskan komitmennya untuk terus membantu masyarakat yang terdampak bencana di wilayah Aceh Tamiang hingga situasi berangsur pulih,” pungkas Dwi Harmawanto sembari bersedih.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA